Antrean Truk Mengular demi Solar di SPBU Balam, Sopir: Bikin Repot

- Antrean panjang kendaraan berat dan sejumlah mobil pribadi terjadi di beberapa SPBU Bandar Lampung, termasuk SPBU Soekarno-Hatta Bypass, untuk pengisian solar.
- Antrean didominasi truk angkutan; para sopir menunggu berjejer di dalam atau sekitar kendaraan sebelum mendapat giliran mengisi bahan bakar.
- Sopir mengaku antrean memperpanjang perjalanan dan mengganggu usaha, sehingga mereka mengulur keberangkatan demi menghindari kehabisan solar di perjalanan.
Bandar Lampung, IDN Times - Antrean kendaraan berbadan besar mengular di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Bandar Lampung. Kendaraan seperti truk muatan hingga boks tampak berjejer memadati area pengisian BBM jenis solar.
Pantauan IDN Times, Selasa (15/9/2026), salah satu antrean panjang terlihat di SPBU Pertamina 24.351-30 Soekarno-Hatta (Bypass), Bandar Lampung. Deretan kendaraan berat tampak memenuhi area SPBU hingga memanjang di sisi jalan.
Selain truk pengangkut barang, sejumlah kendaraan pribadi ikut terlihat mengantre untuk melakukan pengisian solar. Kondisi tersebut membuat aktivitas di sekitar SPBU tampak lebih padat dibandingkan biasanya.
1. Truk mengantre panjang untuk mendapatkan solar

Antrean panjang terlihat di SPBU Pertamina 24.351-30 Soekarno-Hatta (Bypass), Selasa (15/9/2026). (IDN Times/Tama Yudha Wiguna). Masih dari pantauan di lokasi, antrean didominasi truk dengan berbagai jenis bak angkutan. Beberapa kendaraan bahkan harus menunggu secara berjejer sebelum mendapat giliran masuk ke area pengisian.
Antrean kendaraan berat terlihat cukup panjang. Sopir memilih bertahan di dalam maupun di sekitar kendaraan sambil menunggu giliran proses pengisian BBM.
2. Sopir mengaku harus meluangkan waktu untuk mengantre

Antrean panjang terlihat di SPBU Pertamina 24.351-30 Soekarno-Hatta (Bypass), Selasa (15/9/2026). (IDN Times/Tama Yudha Wiguna). Salah seorang sopir truk asal Palembang, Saipul mengatakan antrean solar membuat waktu perjalanan menjadi lebih lama. Ia menyebut harus menyesuaikan waktu perjalanan dengan kondisi antrean di SPBU.
"Kalau saya di sini dari semalam sudah ikut antre, ya jadi kita tidur di mobil buat nunggu giliran maju. Heran juga ini antreannya lumayan panjang," katanya dimintai keterangan, Selasa (15/9/2026).
Menurutnya, solar menjadi kebutuhan utama bagi kendaraan angkutan yang digunakan untuk perjalanan jarak jauh. "Ini kita bawa material bangunan, mau dipaksa jalan takut kehabisan solar nanti," lanjut dia.
3. Akui kondisi antrean panjang bikin repot

Antrean panjang terlihat di SPBU Pertamina 24.351-30 Soekarno-Hatta (Bypass), Selasa (15/9/2026). (IDN Times/Tama Yudha Wiguna). Sopir truk lainnya, Iwan mengatakan, kondisi antrean kendaraan besar seperti ini membuat sopir harus bersabar menunggu giliran. Oleh karenanya, ia memilih mengulur waktu keberangkatan demi terlebih dahulu mengisi solar.
"Jujur ini bikin repot buat kita-kita yang kendaraannya pakai solar, apalagi ini murni buat usaha," imbuh sopir asal Bandar Lampung tersebut.



















