Bandar Lampung, IDN Times – Universitas Bandar Lampung (UBL) bersama PT Suwondo Sigit Solution mengembangkan Autonomous Marine Delivery System (AMDS). Itu merupakan inovasi kapal otonom berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang dirancang untuk mendukung distribusi logistik antarpulau serta operasi pencarian dan penyelamatan (Search and Rescue/SAR) di wilayah perairan Indonesia.
Pengembangan teknologi ini menjadi salah satu upaya menjawab tantangan konektivitas maritim Indonesia sebagai negara kepulauan dengan lebih dari 17.000 pulau. Keterbatasan armada transportasi, tingginya biaya distribusi, serta sulitnya menjangkau pulau-pulau kecil masih menjadi kendala dalam pemerataan layanan logistik dan penanganan keadaan darurat di laut.
Penanggung Jawab Teknis Proyek AMDS, Riza Muhida, menjelaskan inovasi tersebut dirancang untuk menghadirkan sistem transportasi laut yang mampu beroperasi secara mandiri, efisien, dan sesuai dengan karakteristik geografis Indonesia.
“Indonesia membutuhkan solusi transportasi maritim yang mampu menjangkau wilayah kepulauan secara lebih efektif. Melalui AMDS, kami mengembangkan kapal otonom yang tidak hanya ditujukan untuk distribusi barang, tetapi juga dapat mendukung operasi penyelamatan dan pengiriman bantuan darurat ke wilayah yang sulit diakses,” ujar Riza, Kamis (5/11/2026).