Sentralisasi Penumpang Umrah di Bandara Radin Inten, Ada Lounge Gratis

Bandara Internasional Radin Inten II Lampung menyiapkan Sentralisasi Penumpang Umrah di Lounge Umrah untuk membuat proses keberangkatan dan kedatangan jamaah lebih terintegrasi, tertib, serta nyaman.
Jamaah umrah dapat memakai fasilitas ini secara gratis. Layanan tersebut juga mendukung pengaturan arus penumpang, pengantaran, dan penjemputan agar area terminal tetap kondusif.
Pengelola bandara akan mengevaluasi operasional fasilitas dan kualitas pelayanan secara berkala, serta menyampaikan resmi setiap perubahan kebijakan kepada pengguna jasa dan pemangku kepentingan.
Lampung Selatan, IDN Times - Bandara Internasional Radin Inten II Lampung menyiapkan fasilitas Sentralisasi Penumpang Umrah sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan bagi jemaah melakukan perjalanan ibadah melalui bandara setempat.
Ph General Manager Bandara Internasional Radin Inten II, Ruli Setianingrat mengatakan, fasilitas tersebut bertempat di Lounge Umrah. Sentralisasi itu ditujukan untuk membuat proses keberangkatan maupun kedatangan jamaah umroh lebih tertib, terorganisasi, dan nyaman.
"Melalui fasilitas Sentralisasi Penumpang Umroh ini, Bandara Internasional Radin Inten II berharap pelayanan bagi jemaah dapat semakin terintegrasi sekaligus meningkatkan standar pelayanan di bandara," ujarnya, Rabu (4/11/2026).
1. Jemaah umrah bisa manfaatkan fasilitas gratis

Jemaah umrah memanfaatkan fasilitas Sentralisasi Penumpang Umrah di Bandara Radin Inten II. (Dok. Bandara Radin Inten). Ruli melanjutkan, fasilitas Sentralisasi Penumpang Umrah saat ini dapat dimanfaatkan jemaah tanpa dikenakan biaya. Kebijakan tersebut dikatakan bagian dari komitmen pengelola bandara memberikan kemudahan dan kenyamanan kepada jemaah umrah.
Selain itu, keberadaan fasilitas tersebut juga ditujukan dapat mendukung kelancaran aktivitas maupun operasional Bandara Radin Inten II Lampung secara keseluruhan
"Melalui fasilitas Sentralisasi Penumpang Umrah di Lounge Umrah, kami berharap proses pelayanan jamaah dapat berlangsung lebih tertib, terkoordinasi, dan nyaman," ucapnya.
2. Aktivitas jemaah lebih terkoordinasi

Bandara Internasional Radin Inten II, Lampung. (Dok. Bandara Radin Inten II). Selain memberikan kenyamanan bagi jamaah, Ruli melanjutkan, fasilitas Sentralisasi Penumpang Umroh ini turut mendukung pengaturan arus penumpang, serta aktivitas pengantaran dan penjemputan.
Sehingga area terminal diharapkan tetap tertib dan kondusif, meski terdapat aktivitas rombongan jemaah umrah. Pengelola bandara juga mendorong koordinasi antara pihak bandara, maskapai, penyelenggara perjalanan ibadah umrah, serta pemangku kepentingan lainnya.
"Kolaborasi antarstakeholder menjadi faktor penting dalam mewujudkan pelayanan jemaah umrah yang berkualitas. Kami berharap kehadiran fasilitas ini dapat memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik," ucap dia.
3. Bandara akan evaluasi layanan

Aktivitas penumpang Bandara Internasional Radin Inten II terdampak abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna). Ruli menambahkan, pengelola Bandara Radin Inten II akan melakukan evaluasi terhadap pengoperasian fasilitas Sentralisasi Penumpang Umrah dan kualitas pelayanan diberikan kepada para jamaah.
Sehingga apabila nanti terdapat perubahan kebijakan terkait fasilitas tersebut, informasi akan disampaikan secara resmi kepada pengguna jasa dan stakeholder terkait.
"Pengelola juga memastikan peningkatan fasilitas dan pelayanan akan terus dilakukan untuk menciptakan perjalanan yang aman, nyaman, dan tertib bagi pengguna jasa bandara," imbuhnya.





















