Fakta Unik CMSE 2026, Kenali Pasar Modal Sebelum Berinvestasi

- BEI menekankan investasi perlu diawali pemahaman instrumen, tujuan keuangan, dan risiko, lalu disesuaikan dengan kemampuan serta profil risiko masing-masing investor.
- CMSE 2026 berlangsung 5–7 November di BEI Jakarta, menghadirkan seminar, talk show, edukasi investasi, dan pameran 88 booth dengan lebih dari 100 tenant.
- Per 15 Oktober 2026, investor pasar modal Indonesia mencapai 32.723.392 SID, termasuk 10.301.974 investor saham, sehingga edukasi literasi dan inklusi terus diperluas.
Peningkatan jumlah investor pasar modal perlu diiringi peningkatan pemahaman masyarakat mengenai instrumen investasi, tujuan keuangan, dan risiko yang menyertainya. Ini merupakan salah satu cara untuk mempersiapkan masa depan yang lebih baik, dan langkah tersebut perlu dimulai dengan pengetahuan yang memadai, perencanaan matang, serta konsistensi.
Hal tersebut disampaikan Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik saat membuka Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2026 di Main Hall BEI, Jakarta, Kamis (5/11/2026). Menurutnya, investasi bak marathon.
“Seperti marathon, investasi bukan sekadar tentang seberapa cepat kita memulai atau seberapa jauh kita ingin melangkah, tetapi juga tentang bagaimana kita mempersiapkan diri, menjaga ritme, dan tetap konsisten untuk mencapai tujuan,” kata Jeffrey.
1. Masyarakat perlu memahami berbagai pilihan instrumen investasi

ilustrasi investasi saham (unsplash.com/Jakub Żerdzicki) Jeffrey menjelaskan, setiap orang memiliki titik awal, kemampuan, dan tujuan keuangan yang berbeda. Oleh karena itu, masyarakat perlu memahami berbagai pilihan instrumen investasi serta menyesuaikannya dengan tujuan keuangan dan profil risiko masing-masing.
Pesan tersebut sejalan dengan kampanye #AkuInvestorSaham yang diluncurkan BEI pada 10 Agustus 2023. Melalui kampanye yang mengedepankan kebanggaan, inklusivitas, dan kemajuan ini, BEI mendorong masyarakat dari berbagai latar belakang untuk mengenal pasar modal dan berpartisipasi sesuai dengan kebutuhan serta kemampuan masing-masing.
"Apalagi dengan penyelenggaraan CMSE 2026 menjadi bagian dari upaya BEI dan seluruh pemangku kepentingan pasar modal untuk memperluas literasi dan inklusi keuangan. Sekaligus memperkuat peran pasar modal dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional melalui penghimpunan dana jangka panjang, perluasan akses investasi dan peningkatan partisipasi masyarakat," papar Jeffrey dalam keterangan resmi.
2. Apa saja rangkaian kegiatan CMSE 2026?

Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2026 di Main Hall BEI, Jakarta, Kamis (5/11/2026). (Dok. BEI). CMSE 2026 digelar 5–7 November menghadirkan beragam kegiatan edukasi dan pengenalan pasar modal melalui seremoni, seminar, talk show, serta pameran produk dan layanan. Pada hari pertama 5 November 2026, rangkaian acara meliputi Opening Ceremony, Galeri Investasi BEI Award 2026, dan seminar utama bertajuk “Indonesia’s Economic & Investment Outlook”.
Keesokan harinya 6 Oktober 2026, pengunjung dapat mengikuti peluncuran Indonesia ESG Bond Index oleh PT Penilai Harga Efek Indonesia (PHEI), serta sesi edukasi mengenai perencanaan keuangan, pilihan instrumen investasi, dan pasar modal syariah. Sementara itu, Sabtu 7 November 2026, agenda mencakup edukasi Exchange-Traded Fund (ETF) Emas, pemanfaatan kecerdasan buatan dalam dunia keuangan, serta sesi inspiratif bersama figur publik dan atlet.
Selain rangkaian seminar dan talk show, CMSE 2026 menghadirkan 88 booth dengan lebih dari 100 tenant booth. Peserta pameran terdiri atas Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Self-Regulatory Organization (SRO) beserta anak usahanya, anggota bursa, manajer investasi, agen penjual efek reksa dana, perusahaan tercatat,
Peserta juga berasal dari Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan Republik Indonesia, perusahaan binaan IDX Incubator, asosiasi pasar modal, serta mitra lainnya. Melalui area pameran ini, pengunjung dapat memperoleh informasi mengenai ekosistem pasar modal Indonesia serta mengenal beragam produk dan layanan yang tersedia.
3. Investor pasar modal Indonesia 32,7 juta SID

Ilustrasi investasi (freepik.com) Penyelenggaraan CMSE 2026 mengusung tema “Satu Langkah Investasi, Berjuta Peluang Masa Depan” ini berlangsung seiring dengan pertumbuhan jumlah investor pasar modal Indonesia. Berdasarkan data per 15 Oktober 2026, jumlah investor pasar modal tercatat sebanyak 32.723.392 Single Investor Identification (SID), termasuk 10.301.974 SID investor saham.
Pertumbuhan tersebut menjadi salah satu alasan pentingnya memperluas jangkauan edukasi pasar modal agar masyarakat tidak hanya mengenal investasi, tetapi juga memahami karakteristik produk, potensi risiko, dan pentingnya mengambil keputusan berdasarkan kebutuhan serta tujuan keuangan. Upaya ini turut dilakukan melalui rangkaian Road to CMSE 2026 yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan untuk memperluas jangkauan literasi dan inklusi pasar modal.
Melalui CMSE 2026, BEI berharap masyarakat semakin mengenal pasar modal dan memiliki bekal yang memadai untuk memulai perjalanan investasi. Sejalan dengan tema yang diusung, satu langkah awal yang disertai pengetahuan, perencanaan, dan konsistensi diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat dalam mempersiapkan masa depan.





















