- Pilih kardus yang masih kering, bersih, dan tidak penyok agar hasil akhirnya lebih rapi.
- Gunakan kombinasi warna yang senada dengan interior rumah. Warna putih, krem, cokelat, dan abu-abu bisa menjadi pilihan untuk menciptakan kesan minimalis.
- Pastikan setiap sambungan kardus merekat dengan kuat. Gunakan lapisan tambahan pada bagian yang membutuhkan struktur lebih kokoh.
- Jangan ragu menambahkan aksesori sederhana seperti tali rami, kain perca, pita, atau ornamen kayu untuk mempercantik hasil akhirnya.
Kardus Bekas Jangan Dibuang! Ini 7 Ide Dekorasi Rumah Kreatif

Kardus bekas dapat diolah menjadi dekorasi rumah bernilai guna sekaligus membantu mengurangi sampah, dengan memanfaatkan bahan yang umumnya sudah tersedia di rumah.
Tujuh ide DIY mencakup bingkai foto, rak dinding mini, tempat pensil, hiasan geometris, lampion LED, vas bunga artifisial, dan organizer meja bertingkat.
Hasil dekorasi lebih rapi jika memakai kardus kering dan bersih, sambungan kuat, lapisan tambahan, warna senada interior, serta aksesori sederhana.
Kardus bekas sering kali hanya berakhir di tempat sampah atau menumpuk di sudut rumah. Padahal, dengan sedikit kreativitas, benda sederhana ini bisa disulap menjadi berbagai dekorasi menarik dan memiliki nilai guna.
Selain membantu mengurangi sampah rumah tangga, membuat dekorasi dari kardus juga bisa menjadi kegiatan DIY (Do It Yourself) yang menyenangkan. Kamu tidak perlu mengeluarkan banyak uang karena sebagian besar bahannya bisa memanfaatkan barang yang sudah tersedia di rumah.
Mulai dari hiasan dinding hingga tempat penyimpanan, ada banyak kreasi yang bisa dibuat menggunakan kardus bekas. Penasaran apa saja idenya? Berikut tujuh DIY dekorasi rumah dari kardus bekas bisa kamu coba.
1. Bingkai foto minimalis

Ilustrasi bingkai foto dan wall art (generated image by ChatGPT/Robertus Ari) Kardus bekas bisa diubah menjadi bingkai foto sederhana untuk mempercantik meja kerja, rak buku, atau dinding kamar.
Caranya cukup mudah. Potong kardus sesuai ukuran foto yang ingin dipajang, kemudian buat lubang berbentuk persegi atau persegi panjang di bagian tengahnya. Siapkan potongan kardus lain sebagai penyangga bagian belakang.
Agar tampilannya lebih menarik, lapisi permukaan bingkai menggunakan kertas kado, kain perca, atau cat dengan warna favorit. Kamu juga bisa menambahkan hiasan berupa tali rami, bunga kering, atau ornamen kecil.
2. Rak dinding mini

ilustrasi jenis rak dinding bertingkat (unsplash.com/Puscas Adryan) Ingin menambah tempat penyimpanan tanpa membeli furnitur baru? Kamu bisa mencoba membuat rak dinding mini dari kardus bekas yang cukup tebal.
Potong kardus menjadi beberapa bagian dengan ukuran seragam, lalu susun membentuk kotak atau rak bertingkat. Rekatkan setiap sambungan menggunakan lem yang kuat dan tambahkan lapisan kardus pada bagian dasar agar lebih kokoh.
Setelah bentuknya selesai, lapisi menggunakan kertas bermotif kayu atau cat dengan warna netral. Rak ini bisa digunakan untuk memajang dekorasi ringan, tanaman artifisial, atau koleksi miniatur.
Pastikan rak hanya digunakan untuk benda ringan dan tidak dipasang untuk menahan beban berat.
3. Tempat pensil estetik

ilustrasi DIY tempat pensil (pexels.com/Antoni Shkraba Studio) Kardus bekas kemasan makanan atau produk rumah tangga bisa dimanfaatkan menjadi tempat pensil yang menarik. Siapkan kardus, penggaris, gunting atau cutter, lem, serta kertas pelapis. Potong kardus menjadi beberapa bagian sesuai tinggi dan lebar tempat pensil yang diinginkan.
Bentuk menjadi tabung atau kotak, kemudian rekatkan seluruh sisinya. Untuk tampilan yang lebih menarik, gunakan kertas berwarna pastel, motif marmer, atau kain linen sebagai pelapis.
Kamu juga bisa membuat beberapa kompartemen agar alat tulis, gunting, penggaris, dan perlengkapan meja lainnya lebih tertata.
4. Hiasan dinding geometris

Ilustrasi hiasan dinding dari kardus (pexels.com/Blue Bird) Dinding rumah yang terlalu polos terkadang membuat ruangan terlihat monoton. Salah satu cara mempercantiknya adalah membuat hiasan geometris menggunakan kardus bekas.
Potong kardus menjadi bentuk segitiga, lingkaran, heksagon, atau pola abstrak sesuai selera. Susun beberapa potongan dengan ukuran berbeda agar menghasilkan komposisi yang menarik.
Berikan warna menggunakan cat akrilik atau lapisi dengan kertas dekoratif. Kamu bisa memilih kombinasi warna earth tone seperti cokelat, krem, putih, dan terracotta untuk menciptakan kesan hangat.
Setelah kering, susun dan tempelkan pada bagian dinding yang ingin dihias menggunakan perekat yang sesuai dengan permukaan dinding.
5. Lampion dekoratif

Ilustrasi lampion sata Imlek (Unsplash/Angeline Kusznirewicz) Kardus bekas juga bisa diolah menjadi lampion dekoratif untuk mempercantik sudut ruangan. Gunakan kardus tipis yang mudah dibentuk. Potong menjadi beberapa bagian memanjang, kemudian susun membentuk kerangka lampion.
Sisakan celah di antara potongan agar cahaya dapat terlihat ketika lampion diberi penerangan. Kamu bisa menempatkan lampu LED baterai di bagian dalam untuk menghasilkan efek pencahayaan yang hangat.
Hindari penggunaan lilin atau lampu pijar yang menghasilkan panas karena kardus merupakan bahan yang mudah terbakar.
6. Vas bunga artifisial

Ilustrasi vas bunga mini (tokopedia.com/decor.living) Ingin memiliki dekorasi bunga tanpa harus membeli vas mahal? Kardus bekas bisa menjadi alternatif untuk membuat vas bunga artifisial.
Bentuk kardus menjadi tabung atau prisma dengan ukuran sesuai kebutuhan. Agar lebih kokoh, tambahkan beberapa lapisan kardus pada bagian badan dan dasar vas.
Selanjutnya, lapisi permukaannya menggunakan tali rami, kain, atau kertas bermotif. Kamu juga bisa menambahkan aksen pita dan ornamen kecil untuk mempercantik tampilannya.
Isi vas dengan bunga artifisial atau bunga kering. Letakkan di atas meja ruang tamu, rak pajangan, maupun sudut kamar tidur.
7. Organizer meja bertingkat

ilustrasi organizer meja belajar (freepik.com/fabrikasimf) Meja kerja yang dipenuhi berbagai barang bisa membuat ruangan terlihat berantakan. Untuk mengatasinya, kamu dapat membuat organizer bertingkat dari kardus bekas.
Siapkan beberapa potongan kardus tebal untuk dijadikan alas, sekat, dan bagian penyangga. Susun menjadi beberapa kompartemen dengan ukuran berbeda sesuai kebutuhan.
Bagian bawah bisa digunakan untuk menyimpan buku catatan atau dokumen kecil, sedangkan bagian atas dapat dimanfaatkan untuk meletakkan alat tulis, gunting, dan perlengkapan kerja lainnya.
Lapisi seluruh permukaan dengan kertas dekoratif agar tampilannya lebih rapi. Selain fungsional, organizer ini juga bisa menjadi dekorasi meja yang menarik.
Agar hasil DIY tidak terlihat seperti kerajinan seadanya, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.























