Comscore Tracker

Bandar Lampung Nihil Kasus Baru COVID-19, Jubir: Pandemik Belum Usai

10 kabupaten/kota di Lampung tercatat nihil kasus baru

Bandar Lampung, IDN Times - Satuan Gugus Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Provinsi Lampung melaporkan sebanyak 10 kabupaten/kota tidak ada penambahan kasus baru alias nihil kasus COVID-19, Sabtu (16/10/2021). Kondisi ini turut dialami di daerah dengan tingkat penyebaran virus paling tinggi yaitu, Kota Bandar Lampung.

Berdasarkan sumber data Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, nihil kasus baru tersebut meliputi Kota Bandar Lampung, Kabupaten Pringsewu, Lampung Utara, Lampung Tengah, Lampung Selatan, Way Kanan, Mesuji, Tanggamus, Tulang Bawang, dan Tulang Bawang Barat.

Dari total rekapitulasi data itu, tercatat hanya ada 10 temuan kasus baru sehingga menambah total kumulatif positif atau konfirmasi COVID-19 menjadi 49.449 kasus, serta terdapat 4 kasus kematian yang membuat ada 3.805 angka kematian di Lampung.

Baca Juga: Rahasia Kontingen Lampung Sukses Masuk 10 Besar PON Papua, Torang Bisa!

1. Ingatkan masyarakat pandemik belum berakhir

Bandar Lampung Nihil Kasus Baru COVID-19, Jubir: Pandemik Belum UsaiRazia Satgas COVID-19 di Bandar Lampung terhadap pemilik usaha yang melanggar protokol kesehatan (IDN Times/Istimewa)

Juru Bicara Satgas COVID-19 Kota Bandar Lampung, Ahmad Nurizki Erwandi, mengatakan, penurunan hingga nihil temuan kasus baru ini merupakan hasil kerjasama antara masyarakat dan stakeholder terkait, yang sudah mau sama-sama bergotong royong memutus mata rantai penularan virus COVID-19 di Kota Tapis Berseri.

"Perlu kita ingatkan dan perhatian bahwa pendemik ini masih belum berakhir, tetap jaga prokes, laksanakan 5 M. Jangan kendor terus pakai masyarakat, ke depan kita bisa masuk ke zona lebih aman," ucap dia, kepada IDN Times.

Selain itu, Rizki juga menyampaikan kondisi terkini BOR atau tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit Kota Bandar Lampung telah mencapai angka 2,92 persen. "Alhamdulillah penurunan ini tentu sangat berdampak pada pelayanan pasien COVID-19 di rumah sakit," sambung dia.

2. Perlahan herd immunity mulai terbentuk

Bandar Lampung Nihil Kasus Baru COVID-19, Jubir: Pandemik Belum UsaiGoogle

Ketua IDI Kota Bandar Lampung, dr Khadafi Indrawan menjelaskan, temuan nihil kasus baru COVID-19 ini merupakan bukti penurunan tingkat penyebaran virus di beberapa provinsi di Tanah Air, termasuk Lampung yang sudah mulai melandai sejak satu bulan terakhir.

Kendati di tengah penurunan ini, masyarakat diminta tetap tidak lengah dan patuh serta taat terhadap protokol kesehatan (prokes) COVID-19. Itu guna sebagai langkah antisipasi bahaya penularan yang masih terus berlangsung.

"Kalau dibilang hilang (virus COVID-19) mungkin masih belum ya, tapi kalau mereda memang iya. Apalagi, beberapa rumah sakit juga ada yang sudah tidak memberikan pelayanan pasien COVID-19, karena tidak ada konfirmasi pasien masuk," terang dia.

Menurutnya, ini sebagai bukti nyata gencarnya pemerintah daerah, TNI-Polri, dan stakeholder terkait lainnya upaya penanggulangan, termasuk permasalahan vaksinasi yang hingga detik ini masih terus dikejar.

"Memang herd immunity atau kekebalan kelompok belum seutuhnya tercapai karena rendahnya angka vaksinasi, tapi harus diakui kekebalan itu secara perlahan mulai terbentuk," sambung Khadafi.

3. Terus tingkatkan waspada bahaya COVID-19

Bandar Lampung Nihil Kasus Baru COVID-19, Jubir: Pandemik Belum UsaiGoogle

Meski penurunan kasus terbilang sangat signifikan, namun Khadafi menyebut hal ini tidak sepenuhnya bisa dijadikan sebagai indikator masyarakat Kota Bandar Lampung sepenuhnya telah patuh prokes.

Oleh karena itu, ia juga tetap meminta pada masing-masing individu masyarakat, tetap menanamkan waspada diri terhadap bahaya virus COVID-19.

"Saya ingatkan, beberapa media juga mengatakan beberapa hari ini kasus yang sempat melandai di Wisma Atlet, mulai ada peningkatan lagi. Jadi tetap jangan lengah dan jangan sampai kecolongan lagi," tandas dia.

Baca Juga: Polda Lampung Buka Empat Gerai Vaksin di Bandar Lampung, Ini Lokasinya

Topic:

  • Martin Tobing

Berita Terkini Lainnya