49 Polisi Siaga JPO di Tol Bakter, Antisipasi Pelemparan Baru

- Sebanyak 49 personel Polda Lampung ditempatkan di 12 JPO Tol Bakauheni–Terbanggi Besar untuk mencegah aksi pelemparan batu dan menjaga keamanan pengguna jalan.
- Kapolres Lampung Selatan AKBP Toni Kasmiri menegaskan pengamanan difokuskan pada titik rawan serta disertai patroli dan imbauan kepada warga sekitar agar tidak beraktivitas berisiko di JPO.
- Polisi mengajak masyarakat ikut menjaga keamanan fasilitas umum dan segera melapor ke call center 110 bila menemukan aktivitas mencurigakan di sekitar jembatan penyeberangan.
Lampung Selatan, IDN Times - Sejumlah Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di sepanjang ruas Tol Bakauheni–Terbanggi Besar (Bakter) wilayah Kabupaten Lampung Selatan dijaga 49 personel BKO dari Polda Lampung. Polisi itu akan berjaga di 12 titik JPO yang berada di wilayah hukum Polres Lampung Selatan.
Langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan, khususnya aksi pelemparan batu terhadap kendaraan yang melintas di jalan tol. Kapolres Lampung Selatan, AKBP Toni Kasmiri, mengatakan pengamanan tersebut dilakukan untuk memastikan keselamatan pengguna jalan tol serta menjaga situasi tetap kondusif.
“Kami menempatkan personel di sejumlah JPO sepanjang ruas Tol Bakauheni–Terbanggi Besar untuk mengantisipasi potensi pelemparan batu maupun gangguan kamtibmas lainnya. Kehadiran anggota di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melintas,” kata Toni, Jumat (13/3/2026).
Kapolres menjelaskan, pengamanan difokuskan pada sejumlah titik JPO di wilayah Lampung Selatan yang dinilai rawan terjadi gangguan keamanan. Selain menjaga, personel juga melaksanakan patroli serta memberikan imbauan kepada masyarakat di sekitar lokasi JPO agar tidak melakukan aktivitas yang dapat membahayakan pengguna jalan tol.
“Kami juga mengimbau masyarakat untuk tidak berada di JPO tanpa kepentingan serta tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan pengendara di jalan tol,” ujar Toni.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat sangat penting dalam menjaga keamanan fasilitas umum serta keselamatan pengguna jalan. “Kami mengajak masyarakat bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Jika menemukan aktivitas mencurigakan di sekitar JPO, segera laporkan kepada pihak kepolisian,” katanya.
Toni juga mengingatkan masyarakat untuk segera melaporkan apabila terjadi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat melalui layanan call center 110 yang dapat diakses secara gratis.


















