SPMB SD Bandar Lampung 2025 Ada Kendala? Ini Kata Disdik

- Pendaftaran bisa online maupun offline, dengan kemungkinan pendaftaran langsung di sekolah
- Ada empat jalur pendaftaran dan persyaratan utama calon siswa SD
- Sistem pendaftaran online dibuat terbuka dan dapat diakses siapa saja untuk menjamin proses yang adil dan akuntabel
Bandar Lampung, IDN Times – Proses Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang Sekolah Dasar (SD) di Kota Bandar Lampung 2025 dilaporkan lancar. Hal itu disampaikan Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Bandar Lampung, Mulyadi Syukri, usai pelaksanaan tahap awal SPMB SD digelar 16–18 Juni 2025.
"Sampai saat ini belum ada laporan kendala yang berarti dari pihak sekolah. Jika pun ada persoalan teknis kecil di lapangan, langsung kita atasi," katanya, Selasa (24/6/2025).
1. Pendaftaran bisa online maupun offline

Mulyadi menuturkan, proses pendaftaran SPMB SD dilakukan secara online melalui laman spmb.bandarlampungkota.go.id, namun juga dibuka kemungkinan pendaftaran secara langsung di sekolah bagi siswa atau orang tua yang tidak memiliki akses gawai atau komputer.
“Kita berikan kemudahan. Jika tidak punya perangkat, orang tua bisa langsung datang ke sekolah dan akan dibantu oleh pihak sekolah untuk proses input data,” jelasnya.
2. Jalur pendaftaran dan persyaratan

Ada empat jalur yang dibuka dalam SPMB SD ini:
Domisili
Afirmasi
Prestasi
Mutasi
Sementara persyaratan utama calon siswa SD yakni berusia 7 tahun pada 1 Juli 2025. Namun usia minimal bisa diturunkan menjadi 5 tahun 6 bulan bagi anak yang memiliki kecerdasan atau bakat istimewa, dengan rekomendasi dari psikolog profesional.
"Calon murid tidak diharuskan mengikuti tes membaca, menulis, atau berhitung saat mendaftar ke kelas 1 SD," tegasnya.
3. Sistem terbuka dan transparan

Demi menjamin proses yang adil dan akuntabel, sistem pendaftaran online dibuat terbuka dan dapat diakses siapa saja. Dinas Pendidikan juga melakukan pengawasan ketat untuk mencegah terjadinya kecurangan.
“Kalau ada temuan permainan atau pelanggaran, kita akan beri sanksi sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Mulyadi.
Setelah SD, penerimaan jenjang SMP gelombang 1 dibuka untuk jalur afirmasi, bina lingkungan, dan prestasi pada 24–26 Juni 2025. Pengumuman dijadwalkan pada 3 Juli 2025, dilanjutkan dengan gelombang 2 pada 7–9 Juli 2025 untuk jalur domisili dan mutasi.