Sempat Dilaporkan Hilang, Remaja di Tanggamus Ditemukan Tewas Membusuk

- Warga temukan jenazah di saluran irigasi
- Jenazah bernama Ibnu Wafid Alfarobi (18) ditemukan di bawah pepohonan pisang oleh warga setempat.
- Korban sebelumnya dilaporkan hilang dan identitasnya berhasil dikenali oleh keluarga dari pakaian yang digunakan.
- Jenazah dibawa ke RS Bhayangkara Polda Lampung untuk dilakukan autopsi dan pemeriksaan medis lebih lanjut.
Tanggamus, IDN Times - Satu mayat laki-laki ditemukan di saluran irigasi Sawah Lebar, Pekon Gunung Meraksa, Kecamatan Pulau Panggung, Kabupaten Tanggamus. Jasad korban dalam kondisi sudah tidak utuh dan mengalami pembusukan.
Kapolsek Pulau Panggung, AKP Jumbadio mengonfirmasi ihwal penemuan jasad tersebut. Petugas kepolisian juga telah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan berkoordinasi dengan tenaga kesehatan.
"Dari hasil pemeriksaan awal, kondisi tubuh korban sudah tidak utuh dan busuk. Jenazah dievakuasi dengan bantuan masyarakat, tim Inafis Polres Tanggamus, serta Basarnas Tanggamus,” ujarnya, Selasa (10/2/2026).
1. Ditemukan warga di bawoh pepohonan pisang

Jumbadio mengungkapkan, penemuan jenazah bermula saat salah satu warga, Nurhasan (60) mencium bau tidak sedap dari aliran air irigasi ketika hendak mencuci tangan sekitar pukul 17.30 WIB.
Mendapati temuan itu, saksi Nurhasan mengajak dua warga lain, Cecep (41) dan Patra (28) untuk menelusuri sumber bau tak sedap tersebut. Ketiganya mendapati penampakan sesosok mayat di bawah pepohonan pisang di aliran irigasi.
"Setelah penemuan ini, warga sekitar mulai berdatangan ke lokasi. Korban diketahui bernama Ibnu Wafid Alfarobi (18) warga Pekon Gunung Megang, Kecamatan Pulau Panggung," ungkapnya.
2. Korban sempat dilaporkan hilang

Jumbadio menyampaikan, korban Ibnu Wafid Alfarobi sebelumnya sempat dilaporkan hilang setelah meninggalkan rumah tanpa berpamit kepada pihak keluarga sejak Selasa (27/1/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.
"Jadi identitas korban jasad ini berhasil dikenali oleh warga setempat maupun keluarganya dari pakaian digunakan jasad tersebut," terangnya.
3. Telusuri penyebab kematian korban

Pascaproses evakuasi dan identifikasi awal tersebut, Jumbadio menambahkan, jenazah korban Ibnu Wafid Alfarobi telah dibawa ke RS Bhayangkara Polda Lampung, untuk dilakukan autopsi dan pemeriksaan medis lebih lanjut.
"Ya, autopsi ini atas permintaan pihak keluarga untuk mengetahui penyebab pasti kematian. Dijadwalkan hari ini," imbuh Kapolsek.

















