Mayat Kepala Terbungkus Plastik di Kos, Polisi Selidiki Sosok Mr X

- Pastikan sosok Mr X merupakan laki-laki
- Temukan handphone hingga dompet korban
- Jasad korban sudah dikremasi oleh keluarga
Bandar Lampung, IDN Times - Kasus penemuan mayat pria tewas dalam kondisi kepala terbungkus plastik dan terlilit lakban di salah satu kamar indekos di Labuhan Ratu, Kota Bandar Lampung mengungkap sederet fakta baru.
Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Gigih Andri Putranto mengatakan, korban Hindradjaja (61) merupakan warga Kota Tangerang, Banten itu sempat tertangkap kamera CCTV menyambangi lingkungan kos tersebut bersama seseorang pria "Mr X".
"Mr X itu siapa masih kita dalami. Yang pasti berdasarkan hasil CCTV, korban hanya berkomunikasi dengan Ibu kos dan juga seseorang yang mengantar korban," ujarnya dimintai keterangan, Senin (9/2/2026).
1. Pastikan sosok Mr X merupakan laki-laki

Gigih melanjutkan, hasil identifikasi sementara sosok Mr X tersebut dipastikan berjenis kelamin laki-laki, serta diduga kuat bukan pengemudi ojek online (Ojol).
Berdasarkan informasi diterima IDN Times, korban Hindradjaja pertama kali menyambangi dan mulai menginap di lingkungan kamar kos setempat sejak, Kamis (5/2/2026). Sebelum akhirnya ditemukan warga sekitar meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan, Sabtu (7/2/2026).
"Mengantarkannya laki-laki dan kita masih pencarian. Iya (CCTV lingkungan kos lokasi penemuan korban)," ungkapnya.
2. Temukan handphone hingga dompet korban

Ihwal temuan barang-barang milik korban di TKP, Gigih menyebutkan, petugas kepolisian telah menyinta sejumlah barang bukti berupa handphone (HP) hingga dompet berisi beberapa lembar uang tunai.
Menurutnya, beberapa barang bukti tersebut masih didalami dan dipelajari lebih lanjut oleh penyidik kepolisian, guna mencari titik terang penyebab kematian korban Hindradjaja.
"Nanti kita coba dalami lagi. Kami juga koordinasi dengan tim Labfor, untuk melakukan upaya penyelidikan lebih dalam lagi," ucapnya.
3. Jasad korban sudah dikremasi oleh keluarga

Disinggung ihwal temuan handphone korban tanpa dilengkapi sim card, Gigih menegaskan, penyidik Satreskrim Polresta Bandar Lampung masih mempelajari barang bukti tersebut.
"Kami akan dalami, memang itu masih kami dalami ya proses tersebut. Karena kami juga harus mencari dan menyelidik ke belakang lagi," ucapnya
Selain melakukan penyelidikan intensif, ia menambahkan, jasad korban Hindradjaja juga telah diserahkan dan dikremasi oleh pihak keluarga. "Ya, sudah diserahkan ke keluarga," imbuh eks Wakapolres Tanggamus tersebut.
















