Minibus Rombongan Emak-emak Kondangan di Tanggamus Terjun ke Sungai

- Tali penyangga jembatan kendur, mobil minibus terjun ke sungai
- 18 penumpang termasuk 3 balita menjadi korban, namun tidak ada laporan korban jiwa
- Polisi memasang penghalang dan mengimbau warga untuk tidak melintasi jembatan sementara waktu
Tanggamus, IDN Times - Satu unit mobil minibus Suzuki Carry membawa rombongan emak-emak kondangan terjun bebas ke sungai saat melintas di jembatan gantung Pekon Banjar Agung Ilir, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus, Senin (9/2/2026).
Kapolres Tanggamus, AKBP Rahmad Sujatmiko membenarkan ihwal Insiden kecelakaan tunggal tersebut. Peristiwa itu dialami kendaraan minibus bernomor polisi BE 1058 UU melintas di lokasi kejadian sekitar pukul 17.30 WIB.
“Benar, hasil identifikasi petugas kendaraan ini membawa rombongan penumpang pulang menghadiri acara kondangan," ujarnya dikonfirmasi, Selasa (10/2/2026).
1. Tali penyangga jembatan kendur

Rahmad mengungkapkan, pihak kepolisian dari Polsek Pugung bersama Unit Laka Lantas Polres Tanggamus telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna memastikan penyebab kecelakaan tersebut.
Hasil identifikasi awal, insiden ini terjadi saat kendaraan melintas di atas jembatan gantung, kemudian tali penyangga jembatan tiba-tiba kendur sehingga posisi jembatan miring.
"Akibat kondisi jembatan dalam posisi miring hingga menyebabkan mobil minibus ini terjatuh dan terjun bebas ke dalam sungai," ungkapnya.
2. Total angkut 18 penumpang

Berdasarkan hasil olah TKP, Rahmad menyebutkan, kendaraan minibus tersebut total mengangkut sebanyak 18 orang penumpang, tiga korban di antara masih berusia balita.
"Ada 18 korban. Alhamdulillah hingga saat ini tidak ada laporan korban jiwa," ucapnya.
3. Polisi imbau warga tak melintasi jembatan sementara waktu

Sebagai langkah antisipasi, Rahmad menambahkan, petugas kepolisian juga telah memasang penghalang di akses jalan menuju jembatan dan berkoordinasi dengan perangkat pekon, untuk mengimbau warga agar tidak melintasi jembatan sementara waktu.
“Kami minta masyarakat tidak melewati jembatan sampai dilakukan perbaikan dan dinyatakan aman,” tegas Kapolres.


















