Satu Rumah Warga di Bandar Lampung Hancur Kejatuhan Batu

- Rumah di Bandar Lampung hancur sebagian akibat batu besar jatuh pasca hujan deras
- Batu seberat 3 ton dan berdiameter 5 meter menimpa rumah, menyebabkan kerusakan parah
- Evakuasi dan pembersihan puing-puing dilakukan oleh 30 personel BPBD Bandar Lampung
Bandar Lampung, IDN Times – Satu rumah di Tanjungkarang Timur, Bandar Lampung, hancur sebagian akibat kejatuhan batu besar yang jatuh setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut, Senin (17/2/2025).
Berdasarkan keterangan pemilik rumah Elang Ibrahim (33), kejadian tersebut berlangsung 17.30 WIB hingga tengah malam.
"Sebagian rumah rusak parah apa lagi di bagian dapur, ruang tamu, dan kamar mandi itu udah rusak semua," katanya, Selasa (18/2/2025).
1. Cerita korban

Elang menceritakan, awalnya hujan deras menyebabkan banjir. Saat itu, ia sedang membersihkan banjir bersama ponakannya di luar rumah, sementara istrinya dan adik perempuannya berada di dalam kamar.
Begitu banjir surut, tiba-tiba batu besar yang diperkirakan seberat 3 ton dan berdiameter 5 meter jatuh menimpa rumahnya. "Rasanya seperti gempa. Batu jatuh beberapa kali, yang besar itu kira-kira seukuran mobil truk," ujarnya.
Elang menuturkan, dirinya bersama keluarga berada di dalam rumah langsung berlari keluar begitu mendengar suara batu jatuh.
Mereka berhasil keluar tepat waktu sebelum lebih banyak batu besar menghantam rumah. "Tidak ada korban jiwa, rumah mengalami kerusakan skitar 50persen, tapi tidak ada korban jiwa," tuturnya.
2. Bukan kali pertama

Elang menjelaskan, peristiwa ini mengingatkan warga setempat pada kejadian serupa terjadi bulan lalu. Namun kerusakan kali ini jauh lebih parah.
"Saat ini, rumah kami bisa dinyatakan tidak layak huni karena hampir seluruh bangunannya hancur," jelas Elang.
3. BPBD kerahkan satu pleton

Danton C BPBD Bandar Lampung Aji Gumilang mengatakan pihaknya mengerahkan 30 personel atau satu pleton untuk melakukan evakuasi dan membersihkan puing-puing.
"Proses evakuasi berlangsung lancar berkat bantuan dari pihak RT dan Lurah setempat, meski mereka belum bisa memastikan kapan evakuasi sepenuhnya selesai," tuturnya.



















