Pria Tewas Kepala Terbungkus Plastik di Kamar Kos, Saksi Ungkap Fakta

- Saksi buka paksa pintu kamar korban, menemukan korban sudah meninggal dunia setelah dibantu warga membuka pintu melalui jendela.
- Korban terlihat membeli makanan pada malam hari dan aktivitasnya seperti orang depresi sebelum ditemukan tewas di kamar kos.
- Korban diketahui menyambangi indekos bersama seorang pria yang diduga sebagai ojek, polisi masih mendalami penyebab kematian korban.
Bandar Lampung, IDN Times - Hindradjaja (61) warga Kota Tangerang, Banten ditemukan tewas mengenaskan dalam kondisi kepala terbungkus plastik dan terlilit lakban, Minggu (8/2/2026). Anas, salah safu saksi notabene tetangga kamar indekos mengungkap gelagat dan aktivitas terakhir korban.
Anas mengatakan, pertama kali mengetahui adanya kejanggalan setelah dimintai tolong penjaga kos, untuk mengecek kamar nomor satu ditempati korban. Pasalnya, penghuni kamar tersebut tidak kunjung keluar sejak siang hari sebelumnya.
“Saya diminta tolong sama penjaga kos buat ngecek kamar, karena orangnya gak keluar-keluar. Padahal biasanya siang sudah keluar,” ujarnya dimintai keterangan, Selasa (10/2/2026).
1. Saksi buka paksa pintu kamar korban

Anas melanjutkan, upaya awal membuka pintu kamar menggunakan kunci cadangan tidak berhasil. Korban juga tidak memberikan respons, meski sudah diketuk berulang kali hingga akhirnya menimbulkan kecurigaan.
“Saya naik tangga buat ngintip dari atas. Awalnya cuma lihat sepatu di dalam kamar. Karena gelap, saya pakai kamera HP buat merekam, dan di situ kelihatan ada kaki,” katanya.
Merasa ada sesuatu tidak beres, Anas langsung turun dan meminta bantuan warga sekitar. Pintu kamar akhirnya dibuka melalui jendela menggunakan linggis, sebelum kunci berhasil dibuka. “Begitu terbuka, korban ditemukan sudah meninggal dunia,” lanjutnya.
2. Sempat terlihat membeli makanan pada malam hari

Ihwal kondisi korban saat ditemukan, Anas menyebut, jasad Hindradjaja telah terbujur kaku di atas ranjang kamar dengan kondisi kepala terbungkus plastik kresek putih dan masih ada lakban.
Terkait aktivitas korban sebelum ditemukan meninggal, ia mengaku tidak terlalu mengenal korban secara pribadi. Namun berdasarkan keterangan penjaga kos, korban sempat terlihat beberapa kali keluar masuk kamar pada malam hari.
“Kata penjaga kos, malam-malam itu korban sempat keluar beli makan, masuk lagi, keluar buat merokok, lalu masuk lagi. Aktivitasnya seperti orang depresi,” tuturnya.
3. Disebut sambangi TKP bersama seorang pria

Berdasarkan pantauan kamera CCTV, Anas turut menyampaikan, korban diketahui menyambangi indekos tersebut pertama kali bersama seseorang pria. Ia menduga sosok tersebut sebagai ojek, yang langsung pergi setelah mengantarkan korban.
“Dia datang berdua sama satu orang, seperti naik ojek. Ojeknya langsung pergi. Soal siapa orang yang bareng korban itu, informasinya masih dicek polisi lewat CCTV,” jelasnya.
Dalam kasus ini, aparat kepolisian Satreskrim Polresta Bandar Lampung masih mendalami penyebab kematian korban, termasuk menelusuri aktivitas terakhir Hindradjaja. Selain itu, penyidik juga telah mengamankan barang bukti berupa handphone tanpa sim card hingga dompet milik korban.
















