Ilustrasi gelombang laut (pixabay.com/Kanenori)
Perairan barat Lampung dan Samudera Hindia berpotensi mengalami gelombang lebih tinggi pada sore hingga malam hari. Tinggi gelombang Perairan Barat Lampung 1,4 meter–2,4 meter, sedangkan Samudera Hindia Barat Lampung 1,5 meter–2,5 meter.
Sementara untuk kecepatan angin terkuat diprakirakan terjadi di Perairan selatan dan Samudera Hindia kisaran 15–16 knot. Selain itu ada potensi hembusan angin sesaat (gust) mencapai 17–24 knot terutama saat hujan petir.
Hujan petir dan angin kencang sesaat dapat terjadi secara tiba-tiba. Untuk itu, nelayan tradisional dan kapal kecil diminta waspada terhadap perubahan cuaca cepat.
3. Data lengkap kondisi wilayah perairan Lampung
Wilayah Perairan | Kondisi Cuaca | Kecepatan Angin | Tinggi Gelombang | Arus Laut | |
|---|
Teluk Lampung bagian utara | Berawan – hujan ringan | 5–11 knot | 0,3–0,8 meter | 0,8–1,5 knot | |
Teluk Lampung bagian selatan | Berawan tebal | 8–15 knot | 1,3–1,6 meter | 0,9–1,3 knot | |
Selat Sunda bagian utara | Berawan – hujan ringan | 7–15 knot | 0,5–1,25 meter | 1,0–1,7 knot | |
Perairan timur Lampung | Hujan ringan – petir | 8–11 knot | 0,3–1,0 meter | 0,8–1,9 knot | |
Perairan barat Lampung | Berawan tebal – hujan ringan | 4–10 knot | 1,4–2,4 meter | 1,4–1,6 knot | |
Samudera Hindia barat Lampung | Hujan ringan | 15 knot | 1,5–2,5 meter | 1,5–2,0 knot | |