Polda Lampung: Belum Ada Kejadian Menonjol Arus Mudik Lebaran 2026

- Lebih dari 100 ribu penumpang dan 23 ribu kendaraan menyeberang dari Jawa ke Sumatera melalui Pelabuhan Bakauheni selama arus mudik Lebaran 2026.
- Polda Lampung mengerahkan empat personel PJR untuk mengawal rombongan pemudik motor dari Merak demi menjaga keselamatan dan kelancaran perjalanan.
- Hingga saat ini, situasi arus mudik di Lampung terpantau aman dan kondusif tanpa kejadian menonjol, dengan aktivitas penyeberangan serta penerbangan berjalan normal.
Lampung Selatan, IDN Times -Pemantauan Operasi Ketupat Krakatau Polda Lampung, lebih dari 100 ribu orang tercatat masuk ke Lampung melalui Pelabuhan Bakauheni.
Lonjakan ini terjadi sejak Rabu (18/3) malam hingga Kamis pagi. Sebanyak 100.637 penumpang bersama 23.358 kendaraan menyeberang dari Jawa ke Sumatera.
Sementara arus sebaliknya jauh lebih rendah, hanya 24.890 orang dengan 4.693 kendaraan yang keluar menuju Jawa.
1. Pemudik motor dikawal

Tingginya arus pemudik tersebut, Polda Lampung juga mengawal rombongan pemudik sepeda motor dari Merak yang tiba di Lampung pada malam hari.
Sebanyak empat personel Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Lampung dikerahkan dalam pengawalan itu. Personel terdiri dari dua personel menggunakan kendaraan roda dua dan dua unit kendaraan roda empat.
2. Pastikan keselamatan pemudik

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Yuni Iswandari Yuyun mengatakan pengawalan dilakukan untuk memastikan keselamatan pemudik, khususnya pengguna sepeda motor yang menempuh perjalanan jarak jauh.
“Pengawalan ini kami lakukan untuk memberikan rasa aman kepada pemudik, khususnya kendaraan roda dua yang masuk dari Merak menuju Lampung,” kata Yuni, Jumat (20/3/2026).
Ia menegaskan, lonjakan arus mudik masih dalam kendali petugas di lapangan. “Secara umum arus mudik masih terkendali, meskipun terjadi peningkatan signifikan dari arah Jawa ke Sumatera,” ujarnya.
Selain itu, kondisi cuaca berawan dan gelombang laut relatif tenang, aktivitas penyeberangan di Selat Sunda masih berlangsung normal tanpa hambatan berarti.
3. Belum ada kejadian menonjol

Selain di Bakauheni, pergerakan juga terpantau di Pelabuhan Bandar Bakau Jaya (BBJ) dengan 531 kendaraan dan 580 orang yang masuk. Sementara jalur udara melalui Bandara Radin Inten II mencatat 2.871 penumpang datang dan 2.019 orang berangkat.
Yuni memastikan hingga saat ini tidak ada kejadian menonjol selama pelaksanaan pengamanan. “Belum ada laporan kecelakaan besar, kemacetan panjang, maupun tindak kriminalitas. Situasi masih aman dan kondusif,” tegasnya.
Ia juga mengimbau pemudik untuk tetap berhati-hati selama perjalanan. “Kami mengingatkan pemudik untuk tetap patuh aturan, menjaga kondisi fisik, dan mengikuti arahan petugas di lapangan,” ujarnya.


















