Bandar Lampung, IDN Times - Bawang merah merupakan salah satu komoditas kerap memengaruhi inflasi pangan Lampung. Sementara produksi lokal belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan, terutama di Kota Bandar Lampung dan Kota Metro.
Di sisi lain sebagai perbandingan, produksi bawang merah Kabupaten Solok pada 2025 mencapai sekitar 218,9 ribu ton. Itu jauh melebihi produksi Lampung yang sekitar 1,3 ribu ton (BPS, 2026).
Kondisi tersebut membuka peluang kerja sama yang saling menguntungkan untuk memperkuat pasokan dan menjaga stabilitas harga di Lampung sekaligus memperluas akses pasar bagi petani Solok. Untuk itu, Pemerintah Kota Bandar Lampung dan Pemerintah Kota Metro memperkuat sinergi pengendalian inflasi pangan melalui Kerja Sama Antardaerah (KAD) dengan Pemerintah Kabupaten Solok, Sumatra Barat.
