Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kondisi Perairan Lampung 19 September 2026, Awas Gelombang Tinggi

Bandar Lampung
3 min read
Kondisi Perairan Lampung 19 September 2026, Awas Gelombang Tinggi
Ilustrasi gelombang laut (pixabay.com/Kanenori)
  • BMKG memprakirakan perairan Lampung pada 19 September 2026 didominasi gelombang sedang hingga tinggi, terutama Perairan Barat Lampung dan Selat Sunda Selatan.
  • Gelombang di Perairan Barat Lampung diprediksi mencapai 3,2 meter sore hari, dengan angin tenggara 11–13 knot dan hembusan hingga 22 knot.
  • Teluk Lampung selatan berpotensi mengalami gelombang hingga 2,2 meter, sementara Selat Sunda utara lebih tenang; nelayan dan pelayaran diminta memantau cuaca.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Bandar Lampung, IDN Times - Berdasarkan pemutakhiran BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Panjang, kondisi perairan Lampung, Sabtu (19/9/2026) masih perlu diwaspadai. Itu karena, kondisi perairan Lampung masih didominasi gelombang sedang hingga tinggi.

Wilayah paling perlu diwaspadai adalah Perairan Barat Lampung dan Selat Sunda Selatan, dengan gelombang dapat mencapai sekitar 3 meter lebih. Di Perairan Barat Lampung, BMKG bahkan memprakirakan gelombang mencapai 3,2 meter pada sore hari.

Sementara itu, Teluk Lampung bagian selatan berada pada kategori gelombang sedang hingga sekitar 2,2 meter. Sedangkan Selat Sunda bagian utara relatif lebih tenang dengan gelombang sekitar 0,4–1,1 meter.

Angin di wilayah perairan Lampung umumnya bergerak dari tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 2–20 knot. Angin terkuat terpantau di Perairan Barat Lampung, Selat Sunda Selatan Lampung, dan Teluk Lampung bagian selatan.

Nelayan, kapal kecil, dan pengguna jasa pelayaran sebaiknya memperhatikan perkembangan angin dan gelombang sebelum melaut, terutama di wilayah perairan terbuka bagian barat Lampung dan Selat Sunda selatan.

Berikut IDN Times sajikan informasi terkait kondisi perairan Lampung hari ini.

  1. 1. Perairan Barat Lampung

    ilustrasi gelombang laut (pexels.com/Виктор Соломоник)
    ilustrasi gelombang laut (pexels.com/Виктор Соломоник)

    Ini menjadi salah satu wilayah yang perlu mendapat perhatian. Data BMKG menunjukkan gelombang sekitar 2,5 meter pada dini hari, kemudian meningkat menjadi 2,6 meter pagi, 2,8 meter sekitar pukul 09.00 WIB, dan mencapai sekitar 3,2 meter pada pukul 15.00 WIB. Gelombang masih sekitar 3,1 meter hingga malam.

    Angin bertiup dari tenggara dengan kecepatan sekitar 11–13 knot, sementara hembusan maksimum (gust) dapat mencapai 22 knot. Arus laut bergerak ke arah tenggara sekitar 1–1,2 knot.

    Artinya, aktivitas nelayan kecil dan pelayaran di wilayah perairan terbuka ini perlu lebih berhati-hati.

  2. 2. Selat Sunda Selatan dan Utara Lampung

    Ilustrasi gelombang sedang (Pexels.com/Sascha Thiele)
    Ilustrasi gelombang sedang (Pexels.com/Sascha Thiele)

    Selat Sunda bagian selatan juga masuk kategori gelombang tinggi dalam peringatan BMKG Lampung. Data BMKG pada 18 September pukul 07.00 WIB menunjukkan gelombang sekitar 2,7 meter, dengan angin dari timur sekitar 17 km/jam.

    Kondisi ini menjadi penting bagi kapal dan aktivitas penyeberangan yang melewati kawasan Selat Sunda, terutama ketika angin menguat dan gelombang meningkat.

    Berbeda dengan wilayah selatan, Selat Sunda bagian utara relatif tenang. BMKG memprakirakan gelombang sekitar 0,4 meter pada dini hari hingga pagi, meningkat menjadi sekitar 0,6 meter siang, kemudian maksimal sekitar 1,1 meter pada malam hari.

  3. 3. Teluk Lampung bagian Selatan

    ilustrasi gelombang laut (unsplash.com/splashabout)
    ilustrasi gelombang laut (unsplash.com/splashabout)

    Kondisinya lebih rendah dibandingkan Perairan Barat Lampung dan Selat Sunda Selatan, tetapi tetap berada dalam kategori gelombang sedang.

    BMKG memprakirakan gelombang sekitar 1,3 meter pada pagi hari, meningkat menjadi 1,8 meter mulai siang, kemudian sekitar 2,2 meter pada malam hari. Angin dapat mencapai 20 knot, terutama menjelang malam.

    4. Data kondisi perairan Lampung

    Wilayah Perairan

    Kondisi Gelombang

    Tinggi Gelombang

    Angin

    Keterangan

    Perairan Barat Lampung

    Tinggi

    2,5–3,2 meter

    Tenggara 11–13 knot, gust hingga 22 knot

    Waspada

    Selat Sunda Selatan Lampung

    Tinggi

    sekitar 2,7 meter dan berpotensi meningkat

    Tenggara–selatan

    Waspada

    Teluk Lampung Bagian Selatan

    Sedang

    1,3–2,2 meter

    Selatan–barat daya hingga tenggara, 8–20 knot

    Waspada

    Selat Sunda Bagian Utara

    Tenang–rendah

    0,4–1,1 meter

    Timur–barat, sekitar 2–7 knot

    Relatif lebih aman

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More