Ketua Umum MUI Pusat, Miftachul Akhyar. (IDN Times/Rohmah Mustaurida).
Ketua Umum MUI Pusat, Miftachul Akhyar juga berpesan agar MUI Lampung bisa menjadi pelayan umat dan apa menyelesaikan apa yang dibutuhkan masyarakat.
“Karena ini kan maqam tertinggi di Islam, maqam ulama. Kalau bisa jadi jangkarnya maqam semua masyarakat. Semua hal yang dibutuhkan bisa diselesaikan, bisa menjadi pelayan umat dan mitra pemerintah,” ungkapnya.
Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi yang juga hadir pada acara tersebut menyampaikan pada sambutannya, peran dan tanggungjawab MUI sebagai lembaga swadaya masyarakat ini adalah untuk mewadahi ulama dan cendekiawan muslim.
“Sehingga MUI harus membimbing, membina, dan mengayomi kaum muslimin, karena ada beberapa provinsi yang didalamnya tidak ada badan ini. Saya sangat berharap kepada kita semua bahwa Islam harus kita jaga, harus kita pertahankan sesuai dengan prinsip-prinsip apa yang diajarkan oleh Allah Ta’ala begitu dan Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam," jelasnya.
Ia juga berharap MUI Lampung bisa semakin eksis dan terus berkarya untuk memberi kontribusinya serta bersinergi dengan lembaga pemerintah, perguruan tinggi, lembaga sosial, dan lembaga keagamaan lainnya.
"Maka diharapkan MUI ini nanti bisa menjadi lembaga yang dapat dirasakan oleh masyarakat Lampung, tak hanya umat muslim saja tapi secara umum," katanya.