Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Operasi Timpora di Pelabuhan Panjang Sasar WNA, Ini Tujuannya

Operasi Timpora di Pelabuhan Panjang Sasar WNA, Ini Tujuannya
Operasi Gabungan Timpora di Pelabuhan Panjang. (Dok. Kemenkumham Lampung).
Intinya Sih
  • Kanwil Kemenkumham Lampung gelar operasi gabungan laut Timpora di Pelabuhan Panjang, melibatkan TNI AL, Polairud, KSOP, BNN, dan Bea Cukai.
  • Pengawasan terhadap orang asing diperlukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.
  • Operasi difokuskan di Pelabuhan Panjang guna mengantisipasi masuknya WNA ilegal dan memastikan tidak ada pelanggaran keimigrasian di Provinsi Lampung.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Bandar Lampung, IDN Times - Kanwil Kemenkumham Lampung menggelar operasi gabungan laut tim pengawasan orang asing (Timpora) di Pelabuhan Panjang, Kota Bandar Lampung.

Operasi gabungan tersebut melibatkan personel TNI AL, Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud), Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), Badan Narkotika Nasional (BNN), hingga Bea Cukai di Provinsi Lampung.

"Dengan adanya kerjasama ini serta instansi lainnya dapat mengoptimalkan pengawasan, pemeriksaan, pemantauan, dan pengendalian terhadap lalu lintas orang asing yang keluar atau masuk wilayah Indonesia, khususnya di Pelabuhan Panjang," ujar Kakanwil Kemenkumham Lampung, Dodot Adikoeswanto, Rabu (23/10/2024).

1. Antisipasi gangguan keamanan dan ketertiban dari orang asing

Operasi Gabungan Timpora di Pelabuhan Panjang. (Dok. Kemenkumham Lampung).
Operasi Gabungan Timpora di Pelabuhan Panjang. (Dok. Kemenkumham Lampung).

Dodot mengatakam, pengawasan terhadap keberadaan dan kegiatan orang asing sangat diperlukan. Itu guna mengantisipasi hal-hal dapat mengganggu keamanan dan ketertiban dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

Kegiatan pengawasan juga ditujukan sebagai wujud upaya penegakan hukum sebagai upaya memperketat pengawasan terhadap orang asing, guna meminimalisir indikasi pelanggaran keimigrasian.

"Kegiatan ini sebagai langkah awal kita bersama mengantisipasi ancaman masuknya orang asing secara ilegal," ucapnya.

2. Fokus operasi di wilayah pelabuhan

Operasi Gabungan Timpora di Pelabuhan Panjang. (Dok. Kemenkumham Lampung).
Operasi Gabungan Timpora di Pelabuhan Panjang. (Dok. Kemenkumham Lampung).

Dodot melanjutkan, kegiatan operasi ini sengaja difokuskan di Pelabuhan Panjang, guna mengawasi kapal-kapal asing masuk ke perairan Lampung. Pasalnya, wilayah pelabuhan laut acapkali dijadikan pintu masuk bagi WNA ilegal.

"Kegiatan ini penting untuk memastikan, bahwa tidak ada pelanggaran keimigrasian yang terjadi di Provinsi Lampung, khususnya Kota Bandar Lampung,” tegasnya.

3. Bukti pengawasan orang asing oleh Timpora

Operasi Gabungan Timpora di Pelabuhan Panjang. (Dok. Kemenkumham Lampung).
Operasi Gabungan Timpora di Pelabuhan Panjang. (Dok. Kemenkumham Lampung).

Sejalan dengan tujuan operasi gabungan ini, Dodot menambahkan, pihaknya berharap kegiatan ini dapat menjadi salah satu bukti pengawasan orang asing oleh Timpora Kota Bandar Lampung dalam menjaga keamanan.

Sekaligus dapat menjadi wujud nyata dari kinerja imigrasi di wilayah Lampung, sebagai bagian dari upaya bersama menjaga keamanan dan ketertiban negara.

"Ini dilakukan pentingnya penegakan hukum dalam menciptakan situasi kondusif di wilayah Lampung. Kita semua harus bekerja sama, untuk memastikan bahwa warga negara asing di Lampung mematuhi ketentuan hukum yang ada," katanya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Tama Wiguna
Martin Tobing
Tama Wiguna
EditorTama Wiguna

Latest News Lampung

See More