Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Muatan Durian Dijarah Warga, Sopir Korban Kecelakaan Lapor Polisi

Muatan Durian Dijarah Warga, Sopir Korban Kecelakaan Lapor Polisi
Penampakan mobil pikap korban Sehendra terguling dan mengalami aksi penjarahan di Jalinsum Way Kanan. (Dok. Polres Way Kanan)?
Intinya Sih
  • Sopir mobil pikap mengangkut durian mengalami kecelakaan di Jalinsum Way Kanan, diduga dijarah warga setempat.
  • Korban Sehendra kehilangan 1.400 buah durian, uang tunai Rp1 juta, STNK, dan perlengkapan mobil dengan total kerugian Rp20 juta.
  • Polisi mulai menyelidiki kasus penjarahan dan mengimbau warga untuk mengembalikan barang curian karena memiliki konsekuensi hukum.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Way Kanan, IDN Times - Sopir mobil pikap mengangkut durian mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Kabupaten Way Kanan melaporkan aksi penjarahan diduga dilakukan oleh warga setempat.

Peristiwa kecelakaan mengakibatkan mobil korban hingga terguling ini terjadi saat melintasi di Kampung Banjar Masin, Kecamatan Baradatu, Way Kanan, Senin (27/1/2025) sekitar pukul 01.00 WIB.

"Benar, kami telah menerima laporan polisi dari korban Sehendra, pengemudi kendaraan pikap merek Isuzu Traga nopol BG 8035 TG pada saat setelah kejadian tersebut," ujar Kapolsek Baradatu, AKP Herwin Afrianto dikonfirmasi, Rabu (29/1/2025).

1. Total kerugian korban Rp20 juta

Penampakan mobil pikap korban Sehendra terguling dan mengalami aksi penjarahan di Jalinsum Way Kanan. (Dok. Polres Way Kanan)?
Penampakan mobil pikap korban Sehendra terguling dan mengalami aksi penjarahan di Jalinsum Way Kanan. (Dok. Polres Way Kanan)?

Dalam pelaporan tersebut, Herwin mengungkapkan, korban Sehendra mengalami kerugian materil raibnya durian sebanyak 1.400 buah, uang tunai Rp1 juta, hingga surat-surat kendaraan berupa STNK, dan perlengkapan mobil. Alhasil, total kerugian sebesar Rp20 juta.

Atas laporan korban ini, petugas mulai menyelidiki perkara dengan melakukan olah TKP dan memeriksa serta mengambil keterangan saksi-saksi. "Jadi kami mengarahkan korban untuk melaporkan peristiwa tindak pidana penjarah yang terjadi ke Polsek Baradatu, guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut," kata Kapolsek.

2. Imbau warga mengembalikan barang jarahan

Penampakan mobil pikap korban Sehendra terguling dan mengalami aksi penjarahan di Jalinsum Way Kanan. (Dok. Polres Way Kanan)?
Penampakan mobil pikap korban Sehendra terguling dan mengalami aksi penjarahan di Jalinsum Way Kanan. (Dok. Polres Way Kanan)?

Herwin mengimbau masyarakat agar mengembalikan barang-barang yang telah diambil. Ia mengingatkan, tindakan tersebut memiliki konsekuensi hukum bagi pihak yang tidak kooperatif dan tidak menyerahkan barang jarahan.

"Kembali kemi mengingatkan, kami imbau untuk segera kembalikan, karena itu adalah milik orang lain," tegasnya.

3. Mobil sempat hilang kendali hingga terguling

Penampakan mobil pikap korban Sehendra terguling dan mengalami aksi penjarahan di Jalinsum Way Kanan. (Dok. Polres Way Kanan)?
Penampakan mobil pikap korban Sehendra terguling dan mengalami aksi penjarahan di Jalinsum Way Kanan. (Dok. Polres Way Kanan)?

Ihwal peristiwa kecelakaan ini, Kasatlantas Polres Way Kanan AKP Asep Suhendi menjelaskan, insiden tersebut terjadi saat mobil pikap merek Isuzu Traga Putih Nopol BG 8035 TG dikemudikan korban Sehendra bermuatan durian melaju dari arah Baradatu hendak menuju ke arah Jakarta.

Sesampainya di TKP jalan menikung, terdapat kendaraan yang searah dengan korban berhenti, sehingga korban kaget dan menghindar ke jalur kanan. Namun pada saat mobil korban hendak naik bahu jalan, salah satu ban kendaraannya turun hingga pengemudi hilang kendali dan kendaraan tidak stabil lalu terguling.

"Akibat kejadian itu, tidak ada korban jiwa melainkan durian yang dibawa pengemudi Suhendra ini diduga dijarah oleh warga setempat, ditambah uang dan STNK korban yang ikut hilang," ungkapnya.

Share Article
Topics
Editorial Team
Tama Wiguna
Martin Tobing
Tama Wiguna
EditorTama Wiguna

Latest News Lampung

See More