Kelakar Prabowo Buka Munas HIPMI 2026: Aku Sudah Tahu Kelakuanmu

- Presiden Prabowo Subianto membuka Munas XVIII HIPMI 2026 di Bandar Lampung sambil menyinggung kedekatannya dengan organisasi tersebut dan angka delapan yang dianggap membawa keberuntungan.
- Dalam suasana santai, Prabowo berkelakar sudah mengenal karakter para tokoh HIPMI karena hubungan panjangnya dengan organisasi pengusaha muda itu, disambut tawa peserta Munas.
- Prabowo menegaskan pentingnya nasionalisme bagi pengusaha muda agar bisnis mereka tetap berkontribusi pada pembangunan bangsa dan memperkuat semangat cinta tanah air.
Bandar Lampung, IDN Times - Presiden RI Prabowo Subianto mengaku memiliki kedekatan dengan organisasi Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) saat membuka Musyawarah Nasional (Munas) XVIII HIPMI 2026 di Kota Bandar Lampung, Rabu (10/6/2026).
Berkelakar sudah hafal kelakuan tokoh HIPMI

Prabowo juga melontarkan candaan terkait kedekatannya dengan para tokoh HIPMI. Ia mengaku telah mengenal banyak figur yang pernah maupun sedang aktif di organisasi pengusaha muda tersebut.
Menurutnya, hubungan yang telah terjalin lama tersebut membuat dirinya cukup mengetahui dan memahami karakter para anggota HIPMI.
"Kelakuannya sudah saya kenal semuanya. Jadi jangan macam-macam, aku sudah tahu kelakuanmu, semua itu gelagatnya pun sudah saya tahu," katanya yang disambut tawa peserta.
Tekankan pentingnya nasionalisme bagi pengusaha muda

Meski diwarnai suasana santai, Prabowo menegaskan HIPMI memiliki peran strategis dalam mencetak generasi pengusaha muda Indonesia. Oleh karena itu, para pelaku usaha muda harus tetap mengedepankan semangat nasionalisme dalam menjalankan bisnis dan berkontribusi bagi pembangunan bangsa.
Ia menilai, kemajuan suatu negara tidak dapat dipisahkan dari rasa cinta tanah air yang kuat. "Wawasan nasionalisme sebagaimana diutarakan adalah sangat penting. Sebenarnya tidak ada kemajuan suatu bangsa tanpa nasionalisme," tegasnya.
Dalam pembukaan Munas HIPMI XVIII tersebut, turut hadir Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin, Menteri ESDM sekaligus Ketua Dewan Kehormatan HIPMI Bahlil Lahadalia, Ketua Umum HIPMI Akbar Himawan Buchari, serta sejumlah anggota Kabinet Merah Putih.



















