Bandar Lampung, IDN Times - Pondok Pesantren (Ponpes) Yatim Piatu dan Dhuafa Riyadhus Sholihin menyelaraskan para santri dan santriwati mempelajari pendidikan ilmu agama dengan pendidikan ilmu umum alias duniawi secara berimbang.
Pengasuh Ponpes Yatim Piatu dan Dhuafa Riyadhus Sholihin, KH Ismail Zulkarnaen mengatakan, lembaga pendidikan ponpes berdiri sejak 2005 itu menerapkan sistem pendidikan berbasis pesantren modern. Para peserta didiknya tidak hanya melulu mendalami ilmu agama tapi juga diimbang ilmu duniawi.
"Pondok ini mengikuti kurikulum pemerintah yang sudah ditetapkan dinas pendidikan, sedangkan untuk pengajaran pondoknya ikut aturan Kementerian Agama. Kita menerapkan pondok pesantren modern bukan salafiah," ujarnya kepada IDN Times, Jumat (20/10/2023).
