Aksi Sambil Piknik, Warga Desak Keadilan Ekologis di Bandar Lampung

- Aksi piknik ekologis di depan Kantor Wali Kota Bandar Lampung digelar Walhi dan Aliansi Masyarakat Sipil bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup Sedunia.
- Aliansi menyampaikan empat tuntutan utama, termasuk penyelesaian persoalan lingkungan struktural, penghentian kebijakan merusak, serta penyediaan ruang publik dan hijau yang inklusif.
- Kegiatan dikemas santai dengan diskusi, cek kesehatan gratis, pentas seni, dan ajakan warga membawa perlengkapan piknik guna ulang demi dukung gerakan keadilan ekologis.
Bandar Lampung, IDN Times – Bertepatan dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Lampung bersama Aliansi Masyarakat Sipil untuk Keadilan Ekologis menggelar aksi unik bertajuk "Krisis Keadilan Iklim, Desak Keadilan Ekologis" di depan Kantor Wali Kota Bandar Lampung, Selasa (9/6/2026) pukul 14.00 WIB.
Berbeda dari aksi demonstrasi pada umumnya, kegiatan ini dikemas dalam konsep piknik ekologis sebagai bentuk penyampaian aspirasi yang damai, inklusif, dan dekat dengan masyarakat.
1. Desak pemerintah tuntaskan persoalan lingkungan memicu bencana ekologis

Dalam aksi ini, Aliansi Masyarakat Sipil untuk Keadilan Ekologis menyampaikan empat tuntutan utama kepada pemerintah. Pertama, menuntaskan berbagai persoalan lingkungan yang bersifat struktural dan menjadi penyebab terjadinya bencana ekologis di berbagai wilayah.
Selain itu, mereka juga mendesak pemerintah menghentikan kebijakan maupun aktivitas yang berpotensi merusak lingkungan serta memperketat pengawasan terhadap perizinan yang dapat memperparah krisis ekologis.
Tuntutan berikutnya adalah penyediaan ruang publik dan ruang hijau yang layak serta mencukupi kebutuhan masyarakat. Aliansi juga meminta pemerintah menjamin akses ruang publik yang inklusif dan gratis sehingga dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat tanpa diskriminasi.
2. Piknik ekologis diisi diskusi hingga cek kesehatan gratis

Konsep piknik ekologis dipilih sebagai bentuk penyampaian aspirasi yang damai sekaligus simbol bahwa masyarakat membutuhkan ruang hidup yang lebih nyaman dan berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, isu lingkungan dikemas lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari sehingga dapat dipahami oleh berbagai kalangan, mulai dari anak muda hingga keluarga.
Selain menyampaikan tuntutan, kegiatan ini juga diramaikan dengan berbagai aktivitas yang dapat diikuti masyarakat. Mulai dari diskusi santai, cek kesehatan gratis, lapak baca, pentas seni, hingga posko bantuan hukum disiapkan sebagai bagian dari rangkaian acara.
3. Ajak masyarakat ikut bergabung dalam Piknik Ekologis

Panitia membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Warga diajak membawa alas duduk, air minum atau makanan menggunakan wadah guna ulang, buku bacaan, payung, karya seni, alat musik, maupun perlengkapan lain yang mendukung suasana piknik yang nyaman dan mindful.
Melalui aksi damai ini, Aliansi Masyarakat Sipil untuk Keadilan Ekologis berharap semakin banyak warga terlibat dalam upaya menjaga lingkungan sekaligus memperjuangkan hak atas ruang hidup yang lebih sehat dan berkeadilan.


















