Tes SMA Unggul di Lampung Gangguan Sistem, Disdikbud Bakal Tes Ulang

- Pelaksanaan Tes Potensi Akademik SMA Unggul di Lampung terganggu akibat sistem komputer error, membuat peserta kesulitan berpindah soal dan kehilangan waktu ujian.
- Orang tua peserta menyayangkan gangguan teknis tersebut karena dianggap merugikan siswa yang sudah mempersiapkan diri serius untuk seleksi masuk sekolah unggulan.
- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung memastikan peserta terdampak akan didata dan diberi kesempatan mengikuti tes ulang agar proses seleksi tetap adil.
Bandar Lampung, IDN Times - Pelaksanaan Tes Potensi Akademik (TPA) SMA Unggul di Provinsi Lampung diwarnai gangguan sistem komputer saat ujian berlangsung. Kendala teknis itu dikeluhkan para peserta maupun orang tua siswa.
Salah satu peserta, Zhafira mengatakan, gangguan sistem terjadi saat perpindahan dari satu soal ke soal lainnya. Aplikasi ujian bahkan disebut beberapa kali mengalami keterlambatan respons atau lag, sehingga mengganggu waktu pengerjaan tes.
"Ya, kemarin pas tes ada gangguannya. Jadi waktu mau ganti soal sering nge-lag gitu, tidak bisa langsung masuk ke soal berikutnya," ujar Fira, sapaan akrab siswi tersebut, Selasa (9/6/2026).
1. Kehabisan waktu mengerjakan soal tes

Akibat insiden tersebut, Fira mengaku, konsentrasinya cukup terganggu selama proses pengejaran soal tes ujian. Ia bahkan memperkirakan waktu terbuang sia-sia lebih dari sekitar 30 menit.
Alhasil, sebanyak 11 soal disebut terpaksa harus direlakannya lantaran tidak sempat dijawab hingga waktu ujian berakhir. "Jadi seperti sistemnya error. Saya juga sempat bertanya apa ada tambahan waktu, tapi ternyata gak ada," keluhnya.
2. Orang tua peserta menyayangkan gangguan sistem

Keluhan senada turut disebutkan Desi, salah satu orang tua peserta menunggu di lokasi ujian di SMAN 9 Bandar Lampung. Ia amat menyayangkan ihwal gangguan teknis terjadi dalam proses seleksi masuk SMA Unggul tersebut.
Pasalnya, para peserta telah mempersiapkan diri secara serius untuk menghadapi tes, justru harus dihadapkan oleh gangguan sistem berpotensi memengaruhi hasil ujian.
"Kasihanlah anak-anak ini sudah belajar dan mempersiapkan diri serius. Kalau sistemnya masalah seperti ini mereka akan kecewa, siapa yang tanggung jawab," ucapnya.
3. Lakukan pendataan peserta terdampak gangguan sistem

Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Provinsi Lampung, Thomas Amirico mengamini pihaknya telah menerima informasi tersebut. Insiden gangguan sistem itu terjadi pada sesi pertama ujian.
Dari hasil evaluasi, ditemukan sejumlah peserta mengalami kendala teknis mulai dari keterlambatan login hingga gangguan sistem saat mengerjakan soal. Namun ia memastikan, peserta terdampak tidak akan dirugikan lantaran kini pihaknya sedang mendata seluruh peserta tersebut untuk diberikan kesempatan mengikuti tes ulang.
"Kami ingin memastikan proses seleksi berjalan adil. Jadi peserta yang mengalami gangguan akan mendapatkan kesempatan mengerjakan kembali dengan waktu yang sesuai, sehingga hasilnya benar-benar mencerminkan kemampuan mereka," ucapnya.
4. Bakal gelar tes seleksi ulang

Berdasarkan pendataan sementara, Thomas menyebutkan, gangguan sistem tercatat dialami sekitar 20 peserta di SMAN 2 Bandar Lampung dan empat peserta di SMAN 14 Bandar Lampung. Selain itu, laporan serupa juga diterima dari SMAN 9, SMAN 5, serta sejumlah sekolah di kabupaten lainnya.
Menurutnya, peserta terbukti mengalami kendala teknis akan segera dijadwalkan mengikuti tes ulang. "Informasi terkait jadwal pelaksanaan tes ulang akan disampaikan langsung kepada peserta dan orang tua, setelah proses verifikasi selesai dilakukan," imbuhnya.


















