Geger! Mayat Pria Berpakaian Rapi Ditemukan di Bawah Jembatan Tuba

- Warga Cakat Raya digemparkan penemuan mayat pria tanpa identitas berpakaian rapi mengapung di bawah Jembatan Cakat, pertama kali ditemukan nelayan saat mencari ikan.
- Pemeriksaan awal polisi tidak menemukan tanda kekerasan pada tubuh korban, diperkirakan meninggal sekitar satu hari sebelum ditemukan dengan pakaian lengkap dan kondisi tubuh utuh.
- Upaya identifikasi melalui sistem biometrik belum berhasil karena sidik jari rusak, jenazah kini disimpan di RSUD Menggala sambil polisi menelusuri laporan orang hilang.
Tulang Bawang, IDN Times - Warga Kampung Cakat Raya, Kecamatan Menggala, Kabupaten Tulang Bawang (Tuba) digegerkan penemuan mayat pria tanpa identitas berpakaian rapi mengapung di aliran Sungai Menggala, tepatnya di bawah Jembatan Cakat, Selasa (9/6/2026).
Kasatreskrim Polres Tulang Bawang, AKP Apfryyadi Pratama membenarkan ihwal penemuan jenazah tersebut. Peristiwa itu pertama kali dilaporkan oleh saksi seorang nelayan bernama Alimin (56) saat hendak mencari ikan sekitar pukul 06.00 WIB.
"Ya, setelah melihat ada seseorang mengapung di sungai, saksi kemudian meminta bantuan warga lain yang berada di lokasi untuk memastikan kondisi korban. Setelah diperiksa, korban diketahui sudah meninggal dunia," ujarnya dikonfirmasi.
1. Nelayan temukan jasad saat mencari ikan

Apfryyadi menjelaskan, saksi Alimin saat itu sedang mencari ikan di Sungai Cakat menggunakan perahu. Setibanya di bawah Jembatan Cakat, ia melihat tubuh seseorang mengapung di permukaan air.
Kemudian saksi memanggil ketua RT setempat dan seorang pemancing yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian, untuk melakukan pengecekan bersama-sama.
"Setelah dipastikan korban meninggal dunia, jenazah ditarik ke tepi sungai dan diikat pada kayu di pinggir sungai sambil menunggu petugas datang ke lokasi," ungkap Apfryyadi.
2. Belum ditemukan tanda kekerasan dan berpakaian rapi

Mendapat informasi tersebut, personel Satreskrim Polres Tulang Bawang bersama Unit Identifikasi dan petugas lainnya langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, polisi belum menemukan luka maupun tanda-tanda bekas kekerasan pada tubuh korban anonim tersebut. Namun, saat ditemukan korban mengenakan kemeja dan celana dasar hitam lengkap dengan ikat pinggang kulit.
"Dari pemeriksaan sementara tidak ada luka-luka di sekujur tubuh jenazah. Perkiraan korban meninggal dunia sekitar satu kali 24 jam, sebelum akhirnya ditemukan," ucap Apfryyadi.
3. Polisi masih berupaya mengungkap identitas korban

Terkait identitas korban, Apfryyadi menambahkan, Tim Identifikasi Polres Tulang Bawang telah mencoba melakukan pengecekan menggunakan alat Mobile Automated Multi Biometric Identification System (MAMBIS), namun belum membuahkan hasil.
"Jari-jari korban sudah mengalami perubahan kondisi akibat terlalu lama berada di air, sehingga pola sidik jari tidak lagi terbaca dan identitas belum dapat teridentifikasi," ucapnya.
Saat ini, jenazah telah dievakuasi dan dititipkan di ruang jenazah RSUD Menggala untuk proses identifikasi lebih lanjut, serta mencari informasi terkait laporan orang hilang. "Tim masih melakukan penyelidikan di sekitar lokasi penemuan, untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban," imbuh Kasatreskrim.


















