LHKP Muhammadiyah Gelar Diskusi Publik Paslon Pilwalkot Bandar Lampung

Bandar Lampung, IDN Times - Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) Muhammadiyah Kota Bandar Lampung bakal menggelar dialog publik di aula lantai 3 Universitas Muhammadiyah Lampung (UML), Kamis (7/11/2024) mulai pukul 08.00-12.00 WIB.
Diaglo publik mengusung tema "Bandar Lampungku, Bersiap Untuk Perubahan" ini mengundang 2 paslon wali kota dan wakil wali kota Bandar Lampung di Pilkada 2024.
"Kita di PDM Kota Bandar Lampung ingin mendengarkan secara langsung visi, misi, dan program calon wali kota kita," ujar Ketua LHKP Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Bandar Lampung, Candrawansah, Rabu (6/11/2024).
1. Menentukan atah politik warga Muhammadiyah

Candrawansah melanjutkan, kegiatan dialog publik tersebut juga ditujukan agar struktur dan warga Muhammadiyah di Kota Bandar Lampung dapat menentukan arah politiknya dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) 2024.
Terutama, setelah mengetahui dan mendengar secara langsung ihwal penyampaian visi, misi, dan program kerja yang disampaikan oleh para calon bakal memimpin Kota Tapis Berseri ini di 5 tahun kedepan.
"Maka dari ini, kami mengundang calon dimaksud adalah untuk mendengarkan secara langsung penyampaian visi, misi dan program calon wali kota Bandar Lampung," katanya.
2. Bakal dihadiri sekitar 100 peserta

Kata Candrawansah, bahwa warga Muhammadiyah di Kota Bandar Lampung sudah cerdas dan tentu bisa menentukan siapa yang akan dipilih ketika mendengarkan secara langsung penyampaian program-program yang akan dijalankan oleh paslon tersebut.
"Dalam kegiatan ini, direncanakan bakal dihadiri peserta kegiatan dialog publik kurang lebih sekitar 100 orang," ucapnya.
3. Satu paslon terkonfirmasi bakal hadiri dialog publik

Guna menyukseskan kegiatan tersebut, Candrawansah menambahkan, pihaknya telah menyampaikan undangan melalui tim sukses masing-masing paslon Pilwalkot Bandar Lampung 2024.
"Sampai dengan sekarang informasi yang didapat, bahwa calon nomor urut 1 yang akan datang, sedangkan calon nomor urut 2 belum ada konfirmasi dari tim sukses mereka," imbuhnya.



















