Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Langganan Banjir, Warga Rajabasa Minta Gorong-Gorong Diperbaiki

Langganan Banjir, Warga Rajabasa Minta Gorong-Gorong Diperbaiki
Banjir di wilayah Nunyai, Rajabasa, Bandar Lampung. (IDN Times/Muhaimin)
Intinya Sih
  • Warga Kelurahan Rajabasa Induk mengeluhkan seringnya banjir akibat gorong-gorong kecil di sekitar Polinela.
  • Banjir merendam 258 rumah akibat air yang tidak dapat mengalir lancar karena kapasitas gorong-gorong terlalu kecil.
  • Pihak kelurahan sudah mengajukan permohonan agar gorong-gorong diperbesar, namun belum ada tanggapan dari pemerintah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Bandar Lampung, IDN Times – Warga Kelurahan Rajabasa Induk mengeluhkan permukiman sering diterjang banjir akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Bandar Lampung.

Lurah Rajabasa Induk, Candra mengatakan banjir yang terjadi, Kamis (27/2/2025) ini merendam 258 rumah di sepanjang aliran sungai.

"Salah satu penyebab utama banjir disebut-sebut adalah gorong-gorong di sekitar Polinela yang tidak mampu menampung debit air tinggi," katanya, Rabu (5/3/2025).

1. Gorong-gorong kecil

Warga Rajabasa yang kebanjiran saat hendak teraweh. (IDN Times/Muhaimin)
Warga Rajabasa yang kebanjiran saat hendak teraweh. (IDN Times/Muhaimin)

Candra menilai, kapasitas gorong-gorong di Polinela terlalu kecil untuk mengalirkan air, sehingga saat hujan deras turun, air meluap dan menggenangi permukiman di sekitarnya.

"Air yang menggenangi wilayah kami ini kiriman dari daerah Kemiling. Karena gorong-gorongnya kecil, air tidak bisa mengalir lancar, akhirnya meluap ke rumah-rumah warga," ujarnya.

Menurutnya, banjir kali ini adalah yang kedua sejak awal 2025, setelah sebelumnya banjir besar terjadi pada 21 Februari lalu.

2. Sudah ajukan perbaikan

Lurah Rajabasa Induk, Bandar Lampung, Candra. (IDN Times/Muhaimin)
Lurah Rajabasa Induk, Bandar Lampung, Candra. (IDN Times/Muhaimin)

Candra menyebut, sudah mengajukan surat ke balai jalan serta Kementerian Pekerjaan Umum sejak tahun lalu.

Namun hingga kini, belum ada tanggapan maupun tindakan nyata untuk memperbaiki gorong-gorong tersebut.

"Kami sudah mengajukan permohonan agar gorong-gorong diperbesar, tapi belum ada jawaban. Sementara warga terus mengalami banjir setiap kali hujan deras," jelasnya.

3. Solusi konkret

Yusuf warga Rajabasa Induk, Bandar Lampung. (IDN Times/Muhaimin)
Yusuf warga Rajabasa Induk, Bandar Lampung. (IDN Times/Muhaimin)

Warga Rajabasa Induk, Yusuf menjelaskan saat ini warga hanya bisa berusaha menyelamatkan barang-barang mereka dengan meninggikan perabotan di dalam rumah.

Namun, mereka berharap ada langkah konkret dari pemerintah untuk segera memperbaiki gorong-gorong agar banjir tidak terus berulang.

"Kami butuh solusi, bukan hanya bantuan sementara. Kalau gorong-gorongnya tidak diperbaiki, banjir akan terus terjadi," ungkapnya.

Share Article
Topics
Editorial Team
Muhaimin Abdullah
Martin Tobing
Muhaimin Abdullah
EditorMuhaimin Abdullah

Latest News Lampung

See More