KPU Tunjuk Lima Akademisi jadi Tim Perumus Debat Pilwakot Balam

- KPU Kota Bandar Lampung akan segera menggelar debat publik antara paslon wali kota dan wakil wali kota.
- KPU telah menetapkan lima akademisi sebagai tim perumus debat, dengan tema yang mengangkat realitas di Kota Bandar Lampung.
- Debat publik dilaksanakan dalam dua sesi pada Oktober 2024, dengan paslon menunjukkan keyakinan penuh dalam menghadapi debat perdana.
Bandar Lampung, IDN Times – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandar Lampung akan segera menggelar debat publik antara pasangan calon (paslon) wali kota dan wakil wali kota.
Ketua KPU Bandar Lampung, Dedy Triyadi, menyampaikan telah melakukan rapat pembahasan terkait pelaksanaan debat publik tersebut. Menurutnya, debat perdana ini sangat menentukan jalannya Pilwakot karena setiap paslon akan tampil untuk memperkenalkan gagasan mereka.
"Hari ini kita sudah menggelar rapat pembahasan debat Pilwakot Bandar Lampung," katanya, Selasa (15/10/2024).
1. Lima akademisi jadi tim perumus debat

Dalam rapat tersebut, KPU Bandar Lampung juga telah menetapkan lima akademisi yang akan bertugas sebagai tim perumus debat. Kelima akademisi ini berasal dari berbagai institusi pendidikan tinggi, yaitu Prof Sri Fatimah (UIN Raden Intan), Dr. Fitri (UIN Raden Intam), Iwan Satriawan (Unila), Dr Sarin Suhendro (Unila) dan Dr Yusdianto (Unila).
"Tim perumus debat ini akan membahas tema, waktu, serta tempat pelaksanaannya. Kami memastikan tema debat akan mengangkat realitas dan permasalahan yang terjadi di Kota Bandar Lampung," katanya.
2. Debat digelar dua sesi

Dedy menambahkan, debat publik ini akan dilaksanakan dalam dua sesi, yang dijadwalkan Oktober 2024. Format debat akan mengacu pada pelaksanaan debat Pilgub telah dilakukan sebelumnya, dengan penyesuaian jika diperlukan.
3. Kedua paslon telah siap

Calon Wali Kota Bandar Lampung, nomor urut 01 Reihana, menunjukkan keyakinan penuh dalam menghadapi debat perdana Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bandar Lampung 2024.
"Saya rasa, setelah 38 tahun 8 bulan berkarier di ASN, persiapan untuk debat tinggal mengasah beberapa hal saja, terutama yang sedang menjadi topik utama saat ini. Insyaallah, saya siap," katanya.
Sementara itu, paslon nomor urut 02 Eva Dwiana juga menyampaikan hal yang serupa terkait dengan debat untuk Pilwalkot Bandar Lampung.
"Terkait debat kami sudah siap. Kami berkomitmen melanjutkan program yang sudah ada dan menambah program di pendidikan, terutama untuk SMA," jelasnya.



















