Lampung Tengah, IDN Times - Konflik aksi pendudukan lahan di area perkebunan PT Bumi Sentosa Abadi (BSA), Kecamatan Anak Tuha, Kabupaten Lampung Tengah diharapkan segera diselesaikan melalui dialog dan pendekatan persuasif.
Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lampung (Unila), Dr Usep Syaipudin mengatakan, seluruh pihak terlibat dalam konflik untuk sama-sama menahan diri dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi dapat memicu emosi maupun tindakan anarkis.
"Penyelesaian persoalan lahan tersebut membutuhkan komunikasi yang baik antara pihak-pihak terkait. Harus saling menahan diri, karena kekerasan tidak menyelesaikan masalah dan justru merugikan masyarakat,” ujar Usep, Jumat (14/8/2026).
