MTQ ke-55 Bandar Lampung Dibuka, Dorong Generasi Muda Cinta Alquran

MTQ ke-55 Kota Bandar Lampung dibuka pada 26 September 2026 di Stadion Mini Way Dadi dan berlangsung hingga 29 September.
Kegiatan ini menekankan kecintaan terhadap Al-Qur'an melalui membaca, memahami, menghayati, serta mengamalkan nilainya dalam kehidupan sehari-hari.
MTQ diharapkan membentuk generasi muda berkarakter kuat, berakhlak, berilmu, peduli sesama, menjunjung sportivitas, dan mempererat ukhuwah Islamiyah.
Bandar Lampung, IDN Times — Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-55 tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 tidak hanya menjadi ajang perlombaan membaca dan menghafal Alquran. Kegiatan tersebut diarahkan menjadi momentum membangun masyarakat yang berilmu, berakhlak, dan menjadikan Alquran sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Hal tersebut disampaikan Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana saat membuka MTQ ke-55 di Stadion Mini Way Dadi Bandar Lampung, Sabtu (26/9/2026) malam. Menurutnya, MTQ memiliki makna lebih luas karena menjadi sarana untuk menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Alquran.
"MTQ bukan sekadar ajang untuk menunjukkan kemampuan dalam membaca, menghafal, memahami, dan menghayati Alquran. Lebih dari itu, MTQ merupakan momentum untuk menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Alquran serta menjadikan nilai-nilai Alquran sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari," kata Eva.
1. Dorong masyarakat tak hanya membaca Alquran

Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana Saat Pembukaan MTQ Bandar Lampung. (IDN Times/Muhaimin) MTQ ke-55 mengusung tema Dengan Semangat MTQ Kita Wujudkan Masyarakat yang Berilmu, Berakhlak dan Cinta Al-Qur'an dalam Kehidupan Sehari-hari.
Menurut Eva, tema tersebut memiliki tiga pesan utama. Masyarakat yang berilmu didorong untuk terus belajar dan meningkatkan pengetahuan. "Berakhlak berarti menjadikan nilai-nilai agama sebagai landasan dalam bersikap dan bermasyarakat," ujarnya.
Adapun kecintaan terhadap Alquran tidak berhenti pada aktivitas membaca, tetapi juga memahami dan mengamalkan ajarannya dalam kehidupan.
2. Sasar generasi muda Bandar Lampung

Peserta MTQ ke-55 Bandar Lampung. (IDN Times/Muhaimin) Pelaksanaan MTQ juga diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan di bidang Alquran.
Eva berharap, para peserta memiliki karakter kuat, akhlak mulia, pengetahuan luas, serta kepedulian terhadap sesama.
"Melalui pelaksanaan MTQ ini, saya berharap akan lahir generasi muda Kota Bandar Lampung yang tidak hanya memiliki kemampuan dalam bidang Alauran, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, akhlak yang mulia, ilmu pengetahuan yang luas, serta kepedulian terhadap sesama," harapnya.
3. Juara bukan tujuan utama

Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana saat diwawancara. (IDN Times/Muhaimin) Eva juga mengingatkan para peserta agar mengikuti seluruh rangkaian perlombaan dengan semangat dan menjunjung tinggi sportivitas. Selain berkompetisi, peserta diminta menjaga silaturahmi dan menjadikan MTQ sebagai sarana meningkatkan kecintaan terhadap Alquran.
"Kemenangan memang menjadi sebuah kebanggaan. Tapi, yang lebih penting bagaimana nilai-nilai Alquran yang dipelajari selama MTQ dapat terus diamalkan setelah kegiatan berakhir," jelasnya.
Pemkot Bandar Lampung juga menjadikan MTQ ke-55 sebagai momentum untuk mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus membangun kehidupan masyarakat yang religius, harmonis, berilmu, dan berakhlak mulia.
Eva berharap seluruh rangkaian MTQ dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Bandar Lampung. Kegiatan ini digelar 26-29 September 2026.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)





















