Keren! Siswa SMA Al Kautsar Raih Medali Perak Olimpiade International

Bandar Lampung, IDN Times - Siswa SMA Al Kautsar, Dimas Dwi Rachmat Susilo berhasil meraih medali perak ajang International Geography Olympiad (IGeO) ke-19 digelar di Bandung selama tujuh hari, 8-14 Agustus 2023.
Pada ajang ini, empat perwakilan Indonesia dari Lampung, Jawa Timur, Bogor dan Bandung menyumbang tiga medali perak dan satu medali perunggu untuk Indonesia.
Dalam closing ceremony IGeO ditayangkan live di YouTube Kemendikbud RI, Minggu malam (13/8/2023), Plt Kapuspresnas Kemendikbudristek sekaligus Chairman of IGeO, Hendarman menyatakan suatu kebangaan bagi Indonesia menjadi tuan rumah perhelatan besar IGeO setelah selama tiga tahun digelar online karena pandemik COVID-19.
"Syukur alhamdulillah seluruh rangkaian acara IGeO 2023 berjalan lancar suskes dan kondusif," ujarnya.
1. Diikuti 46 negara

Selama tujuh hari acara IGeO diikuti oleh 46 negara terdiri dari 177 siswa, 89 tim leader, 11 observer, 9 nine task force, 21 tim akademik dan juri, serta 57 live song officer.
Kegiatan ini diselenggarakan atas kerja sama Kemendikbudristek dengan Ikatan Alumni Tim Olimpiade Geografi Indonesia, Tim Olimpiade Geografi Indonesia dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
"Pada kompetisi internasional ini, para peserta mengikuti tiga jenis tes, yaitu written response test (tes tertulis), fieldwork test (tes lapangan) dan multimedia test. Seluruh tes tersebut dilaksanakan di lingkungan kampus ITB dan Taman Hutan Raya Djuanda," ujar Hendarman.
2. Tak hanya tes akademik, ada pengenalan budaya dan permainan tradisional

Selain tes, para peserta didampingi LO juga melakukan ekskursi ke Museum Geologi, Tangkuban Perahu, dan NuArt Sculpture Park. Serta mengikuti malam pagelaran budaya dan permainan tradisional di Sasana Budaya Ganesha.
Menurut Hendarman, seluruh kegiatan diikuti para peserta IGeO bukan hanya menjadikan mereka mendalami pengetahuan Geografi, tetapi juga telah menumbuhkan semangat kolaborasi, mengembangkan kemampuan berkomunikasi lintas budaya, kemimpinan dan toleransi.
"Dengan semangat ini, IGeO bukan hanya merayakan pencapaian akademik, tetapi juga membentuk pribadi-pribadi yang sadar akan tanggung jawab global dan siap mencari solusi untuk berkontribusi pada permasalahan dunia yang komplek," tuturnya
Pada malam penutupan IGeO tersebut diumumkan 15 peraih medali emas, 30 peraih medali perak dan 45 peraih medali perunggu, serta peraih The Best Teacher Award dan Poster Award.
"Selamat kepada pemenang dan jangan berkecil hati bagi yang belum juara," ujarnya.
3. Prestasi diraih SMA Al Kautsar

Kepala SMA Al Kautsar, Eko Anzair mengucapkan rasa syukur dan bangga atas prestasi diraih Dimas Dwi Rachmat Susilo.
"Alhamdulillahi Robbil'alamiin, Dimas Dwi Rachmat Susilo berhasil menyumbang medali perak untuk Indonesia pada ajang IGeO 2023. Terima kasih atas doa dan dukungan bapak-ibu karyawan, terutama pengurus yayasan. Ini merupakan medali ketiga di olimpiade internasional diraih oleh siswa SMA Al Kautsar," ujar Eko, Senin (14/8/2023).
Eko melanjutkan, pada 2017, siswa SMA Al Kautsar meraih medali perunggu bidang Kebumian di Prancis, dan pada 2021 meraih medali perunggu bidang Astronomi di Kolombia.
"Alhamdulillah, dengan peraihan prestasi di ajang IGeO, semakin mengukuhkan SMA Al Kautsar sebagai sekolahnya para juara," kata Eko.
Guru Koordinator Pembina Olimpiade SMA Al Kautsar, Guntur juga mengucapkan rasa syukur atas prestasi terbaik yang diraih Dimas Dwi Rachmat Susilo.
"Terima kasih atas perjuangan ananda Dimas untuk mengharumkan Indonesia dan SMA Al Kautsar. Terima kasih juga kepada yayasan Al Kautsar, pimpinan dan dewan guru SMA Al Kautsar atas support, doa dan dukungannya untuk ananda Dimas," ujar Guntur.



















