Kasus COVID-19 Naik, Pemkab Lamsel Siapkan 108 Bed di Rusunawa

Lampung Selatan, IDN Times - Kasus COVID-19 di Kabupaten Lampung Selatan empat hari terakhir terus meningkat. Berdasarkan laporan dinas kesehatan, periode 2 Februari 2022 pasien terkonfirmasi positif COVID-19 ada 5 kasus; 3 Februari 9 kasus; 4 Februari 21 kasus; dan 5 Februari 23 kasus.
Meskipun perkembangan kasus OVID-19 di Lampung Selatan terus mengalami peningkatan, Bupati Nanang Ermanto mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak panik. Sebab, lonjakan kasus itu sudah diperkirakan dan diantisipasi pemerintah dengan kesiapan yang jauh lebih baik.
“Harus tetap waspada, jaga protokol kesehatan, hindari kerumunan. Meskipun COVID-19 Varian Omicron lebih cepat menular, namun tidak seganas varian Delta. Angka kematian akibat varian Omicron sejauh ini belum ada, akan tetapi kita semua harus tetap waspada,” jelas Nanang dalam keterangannya, Minggu (6/2/2022).
1. Siapkan ruang isolasi terpusat di rusunawa

Nanang mengatakan, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan mengambil langkah cepat guna mengantisipasi penyebaran virus COVID19 di daerah setempat. Caranya, menyiapkan ruang untuk isolasi terpusat di Rusunawa, melakukan pengecekan secara ketat pelaku perjalanan di pelabuhan penyeberangan Bakauheni, terutama dari Pulau Jawa menuju Sumatra.
Tidak hanya itu, beberapa aktivitas kegiatan masyarakat pun akan dibatasi. Tempat-tempat wisata hanya boleh buka hingga pukul 22.00 WIB. Tidak ada prasmanan saat warga menggelar hajatan.
"Termasuk, gelaran musyawarah perencanaan pembangunan tingkat kecamatan (Musrenbangcam) yang masih berlangsung hingga beberapa hari ke depan, harus benar-benar menerapkan protokol kesehatan serta tidak ada prasmanan dalam sajian makanan," tegasnya.
2. Patroli lingkungan pemda dan tempat wisata

Menurut Nanang, langkah antisipasi dilakukan sebagai tindaklanjut usai mengikuti Rapat Koordinasi Terbatas Pembahasan Perkembangan Kasus COVID-19 dan Evaluasi PPKM di Luar Pulau Jawa dan Bali bersama Kementerian Perekonomian Republik Indonesia. Rapat juga diikuti gubernur, bupati dan wali kota seluruh Indonesia berlangsung secara virtual melalui zoom meeting, Sabtu (5/2/2022).
“Kita akan segera tindaklanjuti arahan pak menteri (Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto) dalam rakor. Tempat isolasi dengan kapasitas 36 kamar dengan 108 tempat tidur kita siapkan di Rusunawa,” jelasnya.
“Tempat wisata kita batasi jam operasionalnya hingga pukul 22.00 WIB, tidak ada prasmanan dalam setiap resepsi atau hajatan, termasuk musrenbangcam, sajian makanannya menggunakan nasi kotak, tidak boleh prasmanan. Demikian juga kegiatan malam valentine, tidak boleh ada. Kita akan patroli, baik di lingkungan pemda maupun tempat wisata,” paparnya.
3. Data dan tertibkan tempat penyelenggaraan rapid test

Nanang menjelaskan, pihaknya akan data dan menertibkan tempat-tempat yang menyelenggarakan rapid test agar dapat terkontrol. Demikan juga dengan ASDP, harus bekerjasama dengan pemerintah daerah.
"ASDP boleh saja menyediakan rapid test dengan menggandeng pihak ketiga, Namun, ketika mereka membuka pelayanan rapid test, mereka juga harus menyiapkan tempat isolasi,” tegas Nanang.
Diketahui dalam rakor bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto secara virtual melalui zoom meeting, peningkatan kasus COVID-19 diluar Jawa-Bali mulai terjadi sejak 24 Januari 2022. Per 4 Februari 2022, kasus aktif nasional mencapai 140.254 kasus.
Kasus aktif di luar Jawa-Bali 8.863. Sedangkan kasus konfirmasi harian nasional mencapai 32.211 kasus dan kasus konfirmasi harian di luar Jawa-Bali mencapai 2.202 kasus.



















