Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kalau Bisa Mengulang Masa Kuliah, Apa yang Ingin Kamu Ubah?

Bandar Lampung
4 min read
Kalau Bisa Mengulang Masa Kuliah, Apa yang Ingin Kamu Ubah?
Ilustrasi kuliah. (pixabay.com/narleymedia)
  • Masa kuliah menawarkan pengalaman, kebebasan, dan relasi baru, tetapi sebagian orang baru menyadari kesempatan yang terlewat setelah memasuki dunia kerja.
  • Hal yang kerap ingin diperbaiki meliputi keberanian mengikuti kegiatan, mengurangi kebiasaan menunda, serta membangun pertemanan dan relasi lebih luas.
  • Persiapan karier sejak awal, pengembangan keterampilan, dan sikap tidak terlalu keras pada diri sendiri dapat menjadi pelajaran untuk menjalani kesempatan berikutnya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Masa kuliah sering dianggap sebagai salah satu periode paling menyenangkan dalam hidup. Ada banyak pengalaman baru, teman yang datang dari berbagai latar belakang, kesempatan mencoba hal berbeda, hingga kebebasan menentukan pilihan sendiri.

Namun, setelah bertahun-tahun berlalu, tidak sedikit orang yang justru menyadari ada banyak hal yang dahulu luput mereka manfaatkan. Ketika sudah memasuki dunia kerja, tanggung jawab semakin bertambah dan waktu terasa berjalan lebih cepat. Kenangan tentang kehidupan kampus pun terkadang menghadirkan perasaan campur aduk.

Ada kebahagiaan, kebanggaan, tetapi juga sedikit penyesalan karena beberapa kesempatan tidak pernah dicoba. Pertanyaan "kalau bisa mengulang masa kuliah, apa yang ingin kamu ubah?" mungkin terdengar sederhana.

Namun, jawabannya bisa membuka kembali banyak cerita tentang pilihan, kesempatan, dan pengalaman yang membentuk diri kita sekarang. Berikut lima hal yang mungkin ingin diubah seseorang jika mendapat kesempatan mengulang masa kuliah.

  1. 1. Lebih berani mencoba banyak pengalaman

    Kuliah jurusan pertanian.
    ilustrasi kuliah jurusan pertanian (pexels.com/ThisIsEngineering)

    Saat kuliah, ada banyak kesempatan untuk mencoba hal baru. Mulai dari mengikuti organisasi, bergabung dengan komunitas, mengikuti kompetisi, hingga menjadi sukarelawan dalam berbagai kegiatan.

    Sayangnya, sebagian mahasiswa justru terlalu nyaman menjalani rutinitas yang sama. Ada yang takut gagal, malu bertemu orang baru, atau merasa belum cukup percaya diri untuk mengambil kesempatan tersebut.

    Padahal, pengalaman di luar ruang kelas bisa memberikan banyak pelajaran yang tidak selalu ditemukan dalam buku perkuliahan. Kemampuan bekerja sama, berkomunikasi, menyelesaikan masalah, dan memimpin sebuah tim bisa berkembang melalui berbagai aktivitas tersebut.

    Jika bisa mengulang masa kuliah, mungkin seseorang ingin lebih berani mengambil kesempatan tanpa terlalu banyak memikirkan kemungkinan buruknya.

  2. 2. Tidak terlalu sering menunda tugas dan tanggung jawab

    ilustrasi kuliah
    ilustrasi kuliah (pexels.com/Yusuf Çelik)

    Siapa yang pernah mengerjakan tugas kuliah beberapa jam sebelum tenggat pengumpulan? Kebiasaan menunda pekerjaan menjadi salah satu pengalaman yang cukup akrab bagi banyak mahasiswa.

    Awalnya, menunda tugas mungkin terasa tidak berbahaya. Masih ada waktu untuk mengerjakannya besok atau beberapa hari kemudian. Namun, ketika beberapa tugas datang bersamaan, semuanya bisa berubah menjadi sumber stres.

    Jika mendapat kesempatan mengulang masa kuliah, mengelola waktu mungkin menjadi salah satu hal yang ingin diperbaiki.

    Membiasakan diri menyelesaikan pekerjaan lebih awal bukan hanya membantu menjaga nilai akademik. Kebiasaan tersebut juga membentuk kedisiplinan yang berguna ketika memasuki dunia profesional.

    Sebab, dunia kerja sering kali menuntut seseorang menyelesaikan beberapa tanggung jawab sekaligus dengan tenggat waktu yang tidak bisa ditawar.

  3. 3. Lebih serius membangun relasi dan pertemanan

    ilustrasi kuliah, mahasiswa
    ilustrasi kuliah, mahasiswa (pexels.com/RDNE Stock project)

    Lingkungan kampus mempertemukan seseorang dengan banyak orang dari latar belakang berbeda. Mereka bisa berasal dari daerah, jurusan, hingga pengalaman hidup yang beragam.

    Namun, tidak semua mahasiswa memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membangun relasi. Ada yang hanya bergaul dengan teman satu kelas, sementara lainnya terlalu fokus pada urusan akademik hingga jarang mengikuti kegiatan sosial.

    Padahal, pertemanan selama kuliah bisa menjadi hubungan yang bertahan lama, bahkan setelah masing-masing menjalani kehidupan berbeda.

    Bukan berarti setiap teman harus menjadi koneksi profesional. Terkadang, memiliki seseorang yang bisa diajak bertukar pikiran, berbagi pengalaman, atau sekadar mengenang masa kampus sudah menjadi hal yang berharga.

    Jika bisa mengulang masa kuliah, mungkin seseorang ingin lebih sering menyapa, menjaga komunikasi, dan tidak melewatkan kesempatan mengenal orang-orang baru.

  4. 4. Mulai mempersiapkan karier sejak dini

    Ilustrasi kuliah jurusan administrasi perkantoran
    Ilustrasi kuliah jurusan administrasi perkantoran (freepik.com/freepik)

    Banyak mahasiswa baru benar-benar memikirkan masa depan ketika mendekati kelulusan. Mereka mulai mencari informasi lowongan pekerjaan, menyusun CV, hingga mempersiapkan diri menghadapi wawancara. Padahal, persiapan karier sebenarnya bisa dilakukan sejak semester awal.

    Misalnya, mengikuti magang, membangun portofolio, mempelajari keterampilan tambahan, atau mencoba pekerjaan paruh waktu. Pengalaman tersebut bisa membantu mahasiswa memahami dunia profesional sebelum benar-benar terjun ke dalamnya.

    Selain itu, mahasiswa juga bisa mulai mengeksplorasi bidang pekerjaan yang sesuai dengan minat dan kemampuannya. Jika bisa mengulang masa kuliah, memanfaatkan waktu untuk mengembangkan keterampilan mungkin menjadi salah satu keputusan yang ingin diambil lebih awal.

    Dengan begitu, kelulusan tidak hanya menjadi akhir dari perjalanan akademik, tetapi juga awal yang lebih siap untuk menghadapi dunia kerja.

  5. 5. Tidak terlalu keras pada diri sendiri

    Ilustrasi kuliah jurusan AI
    Ilustrasi kuliah jurusan AI (freepik.com/DC Studio)

    Masa kuliah bukan hanya tentang nilai, prestasi, dan pencapaian akademik. Ada proses mengenal diri sendiri yang terkadang justru lebih penting daripada semua hal tersebut.

    Sebagian mahasiswa mungkin pernah merasa tertinggal ketika melihat teman-temannya mendapatkan beasiswa, memenangkan kompetisi, atau lulus lebih cepat. Tanpa disadari, kebiasaan membandingkan diri bisa membuat perjalanan kuliah terasa seperti perlombaan.

    Padahal, setiap orang memiliki kondisi, kemampuan, dan proses yang berbeda. Jika bisa mengulang masa kuliah, mungkin seseorang ingin lebih menikmati proses tanpa terus-menerus merasa harus menjadi yang terbaik.

    Mengambil waktu untuk beristirahat, menikmati pertemanan, mencoba hal baru, dan menerima kegagalan juga merupakan bagian dari perjalanan tersebut.

    Keinginan mengulang masa kuliah sebenarnya tidak selalu berarti seseorang tidak puas dengan kehidupannya sekarang. Terkadang, hal itu hanya menjadi cara untuk mengenang berbagai kesempatan yang dahulu belum sempat dimanfaatkan.

    Namun, waktu yang sudah berlalu tentu tidak bisa diputar kembali. Hal yang bisa dilakukan adalah mengambil pelajaran dari pengalaman tersebut agar tidak terus mengulangi penyesalan yang sama.

    Jika dahulu kurang berani mencoba, sekarang mungkin saatnya mengambil kesempatan baru. Jika dulu terlalu sering menunda, sekarang bisa mulai membangun kebiasaan yang lebih disiplin.

Related Articles

See More