Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
WhatsApp Image 2026-02-10 at 6.19.02 AM.jpeg
Ilustrasi Kantor Indosat. (Dok. IOH)

Intinya sih...

  • Pendapatan kuartal terakhir 2025 tumbuh 9% menjadi Rp15,36 triliun

  • Laba bersih naik 53,5% quarter-on-quarter menjadi Rp5,5 triliun dengan ARPU mencapai Rp44 ribu

  • Transformasi berbasis AI untuk membangun ekosistem digital tangguh dan terus memperkuat pengalaman pelanggan

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Indosat Ooredoo Hutchison mencatat kinerja positif kuartal terakhir 2025. Pada kuartal terakhir 2025, Indosat mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 9 persen secara quarter-on-quarter menjadi Rp15,36 triliun, mencerminkan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan di tengah dinamika industri.

1. Bukukan labar Rp5,5 triliun

ilustrasi laba investasi (pexels.com/karolina-grabowska)

Kinerja ini diperkuat pertumbuhan laba yang dapat diatribusikan kepada entitas pemilik induk sebesar 53,5 persen quarter-on-quarter dan 12,2 persen year-on-year menjadi Rp5,5 triliun. EBITDA meningkat 12 persen menjadi Rp26,6 triliun, tumbuh lebih cepat dibanding pendapatan yang menegaskan fundamental keuangan yang sehat serta kedisiplinan dalam eksekusi strategi.

Selain itu, Indosat mencatat pertumbuhan ARPU yang progresif hingga mencapai Rp44 ribu, didorong oleh penerapan personalisasi berbasis AI secara konsisten, peningkatan pengalaman jaringan, serta inovasi yang berfokus pada pelanggan. Termasuk fitur AI-powered 360 Scam and Spam Protection. Solusi ini melindungi pelanggan di berbagai kanal digital melalui platform agentic yang canggih.

2. Transformasi berbasis AI untuk membangun ekosistem digital tangguh

ilustrasi artificial intelegence (unsplash.com/steve_j)

Vikram Sinha, President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison mengatakan, Indosat menutup tahun 2025 dengan momentum yang kuat, mencapai panduan kinerja yang telah ditetapkan, serta mengakhiri tahun dengan fondasi yang solid untuk melaju ke 2026. Hal ini ditandai dengan pertumbuhan pendapatan yang kuat, peningkatan profitabilitas, dan kinerja laba bersih yang solid.

Pertumbuhan ARPU yang progresif didorong oleh personalisasi berbasis AI, penguatan jaringan, serta fokus yang konsisten dalam menghadirkan pengalaman pelanggan yang luar biasa. "Berlandaskan tujuan kami untuk memberdayakan Indonesia, kami terus memperkuat fondasi perusahaan melalui investasi yang disiplin, keunggulan operasional, dan transformasi berbasis AI untuk membangun ekosistem digital yang tangguh, inklusif, dan siap menghadapi masa depan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (10/2/2026).

3. Terus memperkuat pengalaman pelanggan

Ilustrasi platform Sahabat-AI yang dibangun GoTo dan Indosat (IDN Times/Misrohatun)

Seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat Indonesia terhadap konektivitas digital untuk bekerja, belajar, berbisnis, dan berkomunikasi sehari-hari, Indosat terus memperkuat pengalaman pelanggan. Caranya, tetap menjaga keandalan jaringan yang tinggi, Indosat menghadirkan solusi fixed wireless access (FWA) melalui brand HiFi Air untuk mendukung kebutuhan digital yang terus berkembang.

Dengan layanan 5G dan HiFi Air yang kini tersedia di 24 kota di seluruh Indonesia, Indosat menutup tahun 2025 dengan sekitar 400.000 pelanggan Home Broadband (HBB).

Berbagai inisiatif ini merupakan bagian dari integrasi kecerdasan artifisial dengan kapabilitas jaringan canggih yang dilakukan Indosat untuk menghadirkan konektivitas yang lebih cerdas, adaptif, dan berorientasi pada manusia. Melalui investasi berkelanjutan pada infrastruktur digital, operasional berbasis data, dan inovasi, Indosat terus mempercepat transformasinya menjadi perusahaan berbasis AI.

Editorial Team