Korban Jatuh dari KMP Batumandi Belum Ditemukan, SAR Perluas Pencarian

- Tim SAR gabungan masih mencari Zora Panasea Martauli Ompusunggu (19) yang jatuh dari KMP Batumandi di perairan Pulau Panjurit, Lampung Selatan.
- Area pencarian diperluas hingga perairan Pulau Sebesi dan Tanjung Tua, menyesuaikan arah arus laut untuk memperkirakan kemungkinan posisi korban.
- Basarnas Lampung mengimbau masyarakat dan nelayan melapor ke Call Center 115 atau 0821-8004-8006 jika menemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Lampung Selatan, IDN Times - Tim SAR gabungan masih terus berupaya mencari Zora Panasea Martauli Ompusunggu (19), penumpang dilaporkan terjatuh dari KMP Batumandi di perairan sekitar Pulau Panjurit, Kabupaten Lampung Selatan. Area penyisiran diperluas hingga perairan Pulau Sebesi.
Komandan Pos SAR Bakauheni, Rezie Kuswara mengatakan, pencarian kini dilakukan menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) 02 milik Basarnas Lampung bersama unsur SAR gabungan.
"Kami informasikan, proses pencarian sebelumnya tim telah menyisir lokasi kejadian secara intensif, namun korban belum berhasil ditemukan hingga operasi dihentikan sementara pada kemarin sore," ujarnya, Senin (13/7/2026).
1. Area pencarian diperluas hingga Pulau Sebesi

Tim kembali bergerak sejak pagi dengan memperluas area pencarian ke arah Tanjung Tua sejauh sekitar 8 mil laut dari lokasi kejadian. Penyisiran kemudian dilanjutkan ke perairan Pulau Sebesi dengan radius sekitar 10-12 mil laut, termasuk mengelilingi kawasan pulau dalam radius satu mil laut.
Menurutnya, perluasan area pencarian dilakukan berdasarkan hasil evaluasi di lapangan, serta mempertimbangkan pergerakan arus laut.
"Tim SAR Gabungan terus mengoptimalkan upaya pencarian dengan memperluas area penyisiran sesuai prediksi pergerakan korban akibat pengaruh arus. Seluruh unsur yang terlibat tetap bekerja maksimal, agar korban dapat segera ditemukan," ucap Rezie.
2. Arus bawah laut jadi tantangan pencarian

Rezie menjelaskan, kondisi cuaca selama operasi pencarian berlangsung relatif cerah sehingga mendukung proses penyisiran di laut. Meski demikian, arus bawah laut cukup kuat menjadi tantangan tersendiri karena berpotensi menggeser posisi korban dari lokasi awal kejadian.
Korban diketahui bernama Zora Panasea Martauli Ompusunggu (19), warga Perum Mutiara Citra Asri Blok D24, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.
"Hingga Minggu sore, korban masih belum ditemukan. Operasi pencarian kembali dilanjutkan pada hari ini, kami juga memohon doanya," ucap dia.
3. Minta masyarakat hubungi call centre Basarnas

Basarnas Lampung juga mengimbau masyarakat maupun nelayan yang mengetahui informasi terkait keberadaan korban, agar segera menghubungi Tim SAR Gabungan atau melalui Call Center Basarnas di nomor 115 maupun 0821-8004-8006.
"Kami siap siaga menerima informasi sekecil apapun dari masyarakat, karena itu akan sangat membantu dalam proses pencarian terhadap korban," imbuh Rezie.



















