Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Itera Kaji Potensi Perahu Listrik dan SPKLU di Pulau Pahawang

Itera Kaji Potensi Perahu Listrik dan SPKLU di Pulau Pahawang
Ilustrasi Pulau (https://pixabay.com/id/users/thierrybeuve-18776912/)
Intinya Sih
  • Tim peneliti Teknik Sistem Energi Itera meneliti potensi pengembangan perahu listrik dan SPKLU di Pulau Pahawang untuk mengurangi emisi dari kapal wisata berbahan bakar diesel.
  • Penelitian dilakukan dengan survei ke seluruh dusun, memetakan aktivitas kapal wisata, jaringan listrik, serta menghitung kebutuhan energi agar dapat menentukan kapasitas baterai dan daya pengisian optimal.
  • Hasil kajian akan menjadi rekomendasi bagi pemerintah daerah dalam merancang transportasi laut rendah emisi sekaligus memperkuat pembelajaran riset aplikatif bagi mahasiswa Itera.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Bandar Lampung, IDN Times – Pulau Pahawang selama ini menjadi salah satu destinasi wisata bahari andalan di Lampung. Di balik tingginya aktivitas kapal wisata, transportasi laut di kawasan tersebut masih didominasi mesin diesel yang menghasilkan emisi.

Melihat kondisi tersebut, tim peneliti Program Studi Teknik Sistem Energi Institut Teknologi Sumatera (Itera) mulai mengkaji potensi pengembangan perahu listrik beserta infrastruktur Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Pulau Pahawang, Kabupaten Pesawaran.

1. Pahawang dinilai berpotensi dikembangkan sebagai kawasan perahu listrik

Ilustrasi kapal membelah lautan di tengah arus laut (pexels.com/Ollie Craig)
Ilustrasi kapal membelah lautan di tengah arus laut (pexels.com/Ollie Craig)

Penelitian yang berlangsung 6–7 Juli 2026 itu didanai melalui Hibah Penelitian Fundamental Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) 2026. Tim dipimpin Rishal Asri bersama Kokok Friansa serta melibatkan sembilan mahasiswa Program Studi Teknik Sistem Energi Itera. Rishal mengatakan, penelitian ini difokuskan untuk mengidentifikasi kebutuhan energi transportasi laut sekaligus mengkaji kesiapan Pulau Pahawang dalam mendukung implementasi perahu listrik.

"Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kebutuhan energi transportasi laut sekaligus mengkaji kesiapan Pulau Pahawang dalam mendukung implementasi perahu listrik. Hasil kajian diharapkan menjadi dasar pengembangan infrastruktur pengisian daya yang sesuai dengan kebutuhan operasional kapal wisata," ujarnya, Senin (13/7/2026).

2. Peneliti petakan kebutuhan energi kapal wisata

Ilustrasi Pulau (https://pixabay.com/id/users/leosong-3993261/)
Ilustrasi Pulau (https://pixabay.com/id/users/leosong-3993261/)

Menurut Rishal, tim menyurvei seluruh dusun di Pulau Pahawang untuk memetakan aktivitas transportasi laut, kondisi jaringan kelistrikan, lokasi dermaga, serta potensi pembangunan SPKLU. Wawancara juga dilakukan dengan pemilik kapal wisata, masyarakat, dan perangkat desa guna memperoleh data mengenai pola operasional kapal, frekuensi pelayaran, serta konsumsi bahan bakar.

Pada hari kedua lanjutnya, tim mengukur kapasitas tangki, konsumsi bahan bakar, lama operasional kapal, hingga karakteristik mesin. Seluruh data tersebut kemudian dikonversi menjadi kebutuhan energi listrik untuk menghitung estimasi kapasitas baterai dan kebutuhan daqya pengisian jika kapal wisata dikembangkan menjadi perahu listrik.

3. Kajian SPKLU disiapkan sebagai rekomendasi pengembangan transportasi

ilustrasi Pulau Cham (unsplash.com/Roman Kosov)
ilustrasi Pulau Cham (unsplash.com/Roman Kosov)

Selain menghitung kebutuhan kapasitas SPKLU, menurut Rishal penelitian ini juga menganalisis kesiapan sistem kelistrikan Pulau Pahawang untuk mendukung pembangunan infrastruktur pengisian daya pada masa mendatang. Hasil kajian tersebut diharapkan menjadi bahan rekomendasi bagi pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan dalam merancang transportasi laut rendah emisi di kawasan wisata.

"Penelitian ini juga menjadi bagian dari pembelajaran berbasis riset di Itera. Selama kegiatan lapangan, sembilan mahasiswa  langsung dalam survei, pengukuran teknis, dokumentasi, hingga pengumpulan dan analisis data sehingga memperoleh pengalaman penelitian yang aplikatif sesuai bidang keilmuannya," terangnya.

Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Martin Tobing
EditorMartin Tobing

Latest News Lampung

See More