Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Trafik Data Indosat Periode Nataru Naik 15 Persen

Trafik Data Indosat Periode Nataru Naik 15 Persen
Indosat Ooredoo Hutchison mencatat peningkatan trafik data signifikan selama periode Nataru 21 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026. (Dok. Indosat).
Intinya Sih

  • Trafik data Indosat naik 15 persen selama periode Nataru

  • Perkuat kapasitas jaringan di titik strategis untuk mengantisipasi lonjakan aktivitas digital masyarakat

  • Pertumbuhan trafik data bukan hanya indikator teknis, tetapi juga gambaran perkembangan ekonomi digital Indonesia

  • Lanjutkan pemulihan konektivitas di lokasi bencana, khususnya di Aceh dan Sumatra

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Indosat Ooredoo Hutchison mencatat peningkatan trafik data signifikan selama periode Nataru 21 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026. Tercatat, trafik data nasional tumbuh double-digit atau meningkat sekitar 15 persen dibandingkan hari biasa dan lebih dari 20 persen dibanding periode tahun sebelumnya.

Periode ini juga meliputi peningkatan popularitas layanan digital, dengan lima aplikasi yang mengalami lonjakan penggunaan tertinggi adalah Tiktok, WhatsApp, Instagram, Facebook, dan Youtube. Langkah ini didukung oleh lebih dari 208.000 BTS 4G dan BTS 5G yang kini telah mencapai 1.404 titik yang tersebar di seluruh Indonesia. Tercatat, pertumbuhan BTS 4G sebesar 7,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

1. Perkuat kapasitas jaringan di titik strategis

WhatsApp Image 2026-01-07 at 1.44.18 PM.jpeg
Indosat Ooredoo Hutchison mencatat peningkatan trafik data signifikan selama periode Nataru 21 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026. (Dok. Indosat).

Desmond Cheung, Director and Chief Technology Officer Indosat Ooredoo Hutchison, mengatakan, mengantisipasi kebutuhan aktivitas digital masyarakat yang melonjak, Indosat memperkuat kapasitas jaringan di titik strategis, terutama di setiap wilayah yang mencatat lonjakan trafik tertinggi, meliputi Bogor, Sukabumi, Tangerang di area Jabodetabek.

Begitu juga di Garut, Bandung, dan Klaten di wilayah Jawa, kemudian Bandung, Kota Denpasar, dan Tabanan di Bali Nusra, juga di Lampung Selatan, Lampung Tengah, dan Banyuasin di Sumatra. Selain itu di Kotawaringin Timur, Kotawaringin Barat, Sanggau, Gowa, Maros, dan Bulukumba di Kalimantan dan Sulawesi.

Menurut Desmond, kenaikan ini menunjukkan semakin meluasnya aktivitas digital di berbagai wilayah. Didukung oleh jaringan andal Indosat di ribuan titik strategis dengan kesiapan infrastruktur yang terus diperluas, Indosat memastikan seluruh lonjakan kebutuhan data dapat dilayani secara stabil meskipun terjadi lonjakan trafik selama periode liburan panjang.

2. Pertumbuhan trafik data bukan sebatas indikator teknis

WhatsApp Image 2026-01-07 at 1.44.28 PM.jpeg
Indosat Ooredoo Hutchison mencatat peningkatan trafik data signifikan selama periode Nataru 21 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026. (Dok. Indosat).

Desmond menjelaskan, pertumbuhan trafik data bukan sebatas indikator teknis, melainkan gambaran nyata tentang perkembangan ekonomi digital Indonesia. Lonjakan penggunaan data kini tidak hanya terjadi di kota-kota besar, tetapi juga di area wisata, pusat ekonomi baru, hingga daerah yang sebelumnya memiliki aktivitas digital terbatas.

"Hal ini memperlihatkan bahwa dampak layanan Indosat semakin luas dan mampu menjangkau lebih banyak masyarakat. Dengan dukungan teknologi AI di DIOC, seluruh tim teknis dapat menangani potensi gangguan dengan lebih cepat, memastikan pelanggan IM3, Tri, dan HiFi dapat menikmati koneksi yang andal dimana saja mereka berada,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (7/1/2026).

Upaya dilakukan Indosat didukung optimalisasi jaringan melalui pemanfaatan Digital Intelligence Operations Center (DIOC). Itu merupakan pusat operasi berbasis kecerdasan artifisial (AI) yang memungkinkan pemantauan performa jaringan secara aktual.

Peningkatan penggunaan data ini guna pengalaman pelanggan melalui perluasan cakupan jaringan serta peningkatan kualitas layanan, khususnya untuk mendukung pengalaman video streaming dan gaming di wilayah terpencil maupun destinasi wisata utama. Teknologi ini menjadikan penyesuaian kapasitas dapat dilakukan secara adaptif di lokasi-lokasi yang mengalami kenaikan trafik sehingga pelanggan tetap merasakan layanan digital yang mengesankan, bahkan di periode ketika konsumsi data meningkat secara serentak.

3. Lanjutkan pemulihan konektivitas di lokasi bencana

ilustrasi bencana alam (pexels.com/Faruk Tokluoğlu)
ilustrasi bencana alam (pexels.com/Faruk Tokluoğlu)

Konektivitas turut menjadi faktor penting dalam mendukung aktivitas masyarakat di wilayah pemulihan pascabencana, khususnya di Aceh dan sejumlah wilayah di Sumatra. Indosat terus mempercepat pemulihan layanan jaringan telekomunikasi di wilayah Aceh pascabencana yang terjadi beberapa waktu lalu. Hingga saat ini, tingkat pemulihan jaringan Indosat di Provinsi Aceh telah mencapai 97,5 persen.

Selain penguatan infrastruktur, Indosat menambah jumlah personel teknis di seluruh lokasi terdampak, baik dari internal Indosat maupun mitra dalam ekosistem Indosat. Indosat juga berkoordinasi secara intensif dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), BNPB, serta pemerintah daerah setempat untuk memperoleh prioritas pasokan bahan bakar, sekaligus dukungan pembukaan akses ke wilayah-wilayah yang sempat terisolasi akibat kerusakan infrastruktur.

Sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas layanan, Indosat menempatkan tim siaga di lokasi-lokasi strategis seperti bandara, terminal, stasiun, rumah sakit, serta area pengungsian. Indosat juga terus mengoperasikan Posko Pemantauan (Command Center) secara terpusat di Jakarta, Medan, dan Aceh. Tujuannya, memberikan dukungan maksimal bagi seluruh tim yang bekerja di lapangan.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Martin Tobing
EditorMartin Tobing
Follow Us

Latest News Lampung

See More