Imbas Kekeringan, Empat Harimau Way Kambas Minum di Wadah Air

Kamera jebak merekam induk harimau Sumatra bersama tiga anaknya minum dari wadah air di Taman Nasional Way Kambas saat kemarau El Nino.
Balai TNWK menyatakan kelompok yang terpantau sejak April 2025 itu masih bersama dan dalam kondisi sehat; ketiga anak harimau tersebut terlihat jantan.
Saat rawa mengering, TNWK rutin menyediakan penampungan air bagi satwa dan terus memantau populasi harimau Sumatra yang diperkirakan mendekati 20 ekor.
Lampung Timur, IDN Times - Momen unik tertangkap kamera jebak (camera trap) di kawasan hutan Taman Nasional Way Kambas (TNWK). Seekor indukan harimau Sumatra bersama tiga ekor anakannya mendatangi area penampungan air untuk minum di tengah hutan saat musim kemarau "El Nino".
Berdasarkan video diterima IDN Times, tampak sejumlah wadah penampungan air berjejer rapi di atas permukaan tanah yang dipenuhi daun kering. Suasana hutan asri menjadi latar belakang saat sang induk bersama anak-anaknya berjalan mendekati sumber air.
Masih dari rekaman berdurasi sekitar hampir 3 menit tersebut, kelompok harimau Sumatra ini tampak berjalan bersama-sama menyusuri dan melintasi kawasan hutan TNWK.
1. Pertama muncul pada April 2025

Tangkap layar empat ekor harimau Sumatra minum di wadah air di tengah kawasan hutan Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung Timur. (IDN Times/Istimewa). Terkait beredarnya rekaman video tersebut, Kepala Balai TNWK, MHD Zaidi mengatakan, indukan harimau Sumatra bersama tiga anak terekam kamera trap tersebut merupakan individu sebelumnya sempat teridentifikasi pada 2025 kemarin.
Menurutnya, keberadaan induk dan tiga anak harimau itu pertama kali terpantau sekitar April 2025. Rekaman terbaru menunjukkan keempat harimau tersebut masih bersama dan dalam kondisi sehat dan baik.
"Ini masih individu yang sama, masih dengan induk dan tiga anaknya. Tiga anak ini kita lihat tadi jantan semua, kalau dari lihat fisik kelihatannya itu masih bagus, masih oke," ujarnya dimintai keterangan, Jumat (30/10/2026).
2. TNWK rutin sediakan tempat minum saat kemarau

Tangkap layar empat ekor harimau Sumatra minum di wadah air di tengah kawasan hutan Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung Timur. (IDN Times/Istimewa). Zaidi mengatakan, rekaman tersebut menjadi salah satu bukti keberadaan harimau Sumatra di TNWK masih terpantau, meski kawasan tersebut menghadapi musim kemarau panjang dan fenomena El Nino.
Kondisi kemarau membuat sejumlah rawa di kawasan TNWK mengering. Untuk membantu memenuhi kebutuhan air satwa, Balai TNWK bersama mitra secara rutin menyediakan sejumlah tempat penampungan air di kawasan hutan.
"Alhamdulillah kita bisa lihat lagi, artinya sampai saat ini kita masih yakin bahwa harimau Sumatra di Taman Nasional Way Kambas masih terjaga dengan baik," katanya.
3. Diperkirakan ada 20 ekor populasi Harimau Sumatra

Tangkap layar empat ekor harimau Sumatra minum di wadah air di tengah kawasan hutan Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung Timur. (IDN Times/Istimewa). Terkait populasi, Zaidi menambahkan, pihaknya bersama sejumlah mitra masih melakukan pemantauan menggunakan kamera trap yang dipasang di berbagai lokasi di kawasan hutan TNWK.
Berdasarkan hasil pemantauan tersebut, populasi Harimau Sumatra di TNWK saat ini diperkirakan mendekati 20 ekor. Selain itu, TNWK juga masih menjadi habitat bagi sejumlah jenis kucing liar lainnya seperti macan dahan dan kucing emas.
"Di TNWK itu selain Harimau Sumatra juga ada jenis macan dahan, kemudian juga jenis yang lebih kecil seperti kucing emas, itu masih ada di TNWK," imbuh Zaidi.





















