Kondisi Perairan Lampung 30 Oktober 2026, Cek Tinggi Gelombang

- BMKG mengeluarkan peringatan gelombang sedang di Perairan Barat Lampung dan Selat Sunda selatan, berlaku 30 Oktober pukul 07.00 hingga 2 November 2026 pukul 07.00 WIB.
- Tinggi gelombang diprakirakan 1,25–2,5 meter, dengan Perairan Barat Lampung sekitar 1,4–1,7 meter dan Selat Sunda selatan 1,3–1,8 meter.
- Nelayan, operator kapal, dan masyarakat pesisir diminta memantau cuaca, menyiapkan alat keselamatan, mengikuti arahan pelabuhan, serta menunda perjalanan bila kondisi memburuk.
Bandar Lampung, IDN Times – Kondisi perairan Lampung, Jumat (30/10/2026) perlu diwaspadai, terutama bagi nelayan dan masyarakat yang beraktivitas di laut. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan gelombang kategori sedang di Perairan Barat Lampung dan Selat Sunda bagian selatan.
Berdasarkan peringatan gelombang tinggi BMKG yang berlaku mulai 30 Oktober pukul 07.00 WIB hingga 2 November 2026 pukul 07.00 WIB, tinggi gelombang di kedua wilayah tersebut berada pada kisaran 1,25 meter–2,5 meter.
Angin di perairan Lampung secara umum bertiup dari tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 2–25 knot. Berikut IDN Times sajikan kondisi perairan Lampung hari ini.
1. Tabel prakiraan kondisi perairan Lampung 30 Oktober 2026
Wilayah Perairan | Kondisi Cuaca | Arah Angin | Kecepatan Angin | Tinggi Gelombang |
|---|---|---|---|---|
Perairan Barat Lampung | Udara kabur hingga berkabut pada pagi hari | Tenggara | 9–11 knot pada periode pagi yang terpantau | 1,4–1,7 meter |
Selat Sunda Selatan Lampung | Udara kabur hingga berawan tebal | Tenggara hingga timur | 6–13 knot pada waktu prakiraan yang tersedia | 1,3–1,8 meter |
Perairan Teluk Lampung Bagian Utara | Perlu konfirmasi data terbaru | Belum terverifikasi | Belum terverifikasi | Perlu konfirmasi |
Perairan Teluk Lampung Bagian Selatan | Perlu konfirmasi data terbaru | Belum terverifikasi | Belum terverifikasi | Perlu konfirmasi |
2. Perairan Barat Lampung, gelombang masih perlu diwaspadai

Ilustrasi gelombang laut di Bali (IDN Times/Ayu Afria) Perairan Barat Lampung menjadi salah satu wilayah yang perlu diperhatikan pada Jumat. Data BMKG menunjukkan tinggi gelombang sekitar 1,7 meter pada dini hari, kemudian turun menjadi 1,4 meter pada pukul 07.00 WIB.
Angin bertiup dari arah tenggara dengan kecepatan sekitar 9–11 knot pada periode tersebut. Meski tinggi gelombang menurun, nelayan dan operator kapal tetap perlu memperhatikan perkembangan cuaca sebelum berlayar.
3. Selat Sunda Selatan Lampung, gelombang mencapai 1,8 meter

ilustrasi gelombang air laut (unsplash.com/Jakob Owens) Selat Sunda bagian selatan Lampung juga perlu mendapat perhatian. Berdasarkan prakiraan BMKG, tinggi gelombang berada pada kisaran 1,3–1,8 meter sepanjang periode prakiraan Jumat yang tersedia.
Cuaca diprakirakan berubah dari udara kabur pada pagi hari menjadi berawan tebal pada siang hingga sore hari. Angin bertiup dari arah timur hingga tenggara, dengan kecepatan sekitar 6–13 knot pada waktu-waktu yang tercantum dalam prakiraan.
4. Imbauan bagi nelayan dan pengguna transportasi laut

ilustrasi kapal laut (pexels.com/Oyiik Sadewaa) Nelayan, operator kapal, dan masyarakat pesisir perlu memantau pembaruan cuaca maritim sebelum melakukan aktivitas di laut. Gelombang sedang tetap berpotensi mengganggu perjalanan, terutama bagi kapal kecil ketika kondisi angin dan arus berubah.
Pastikan perlengkapan keselamatan tersedia dan ikuti arahan otoritas pelabuhan. Jika kondisi cuaca memburuk, perjalanan sebaiknya ditunda sampai situasi dinyatakan aman.






















