Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Hari Kedua Lebaran Arus Lalulintas di Lamteng Mulai Padat

Hari Kedua Lebaran Arus Lalulintas di Lamteng Mulai Padat
Polda Lampung, menerapkan pola “tekuk kiri” guna mengurai kepadatan kendaraan, Selasa (1/4/2025). (Dok. Polres Lamteng).
Intinya Sih
  • Polres Lampung Tengah menerapkan pola "tekuk kiri" untuk mengurai kemacetan arus lalu lintas saat Lebaran 1446 Hijriah.
  • Pola rekayasa lalu lintas diterapkan di titik-titik rawan macet seperti simpang Terbanggi Besar dan pintu Exit Tol Terbanggi Besar.
  • Kepada pemudik, Polres Lampung Tengah meminta agar tetap mematuhi peraturan lalulintas, mengikuti arahan petugas, dan menjaga kondisi fisik selama perjalanan mudik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Lampung Tengah, IDN Times - Arus lalu lintas di Lampung Tengah mulai padat saat hari kedua Lebaran 1446 Hijriah.

Untuk mengantisipasi kemacetan, jajaran Polres Lampung Tengah, Polda Lampung, menerapkan pola “tekuk kiri” guna mengurai kepadatan kendaraan, Selasa (1/4/2025).

1. Ini titik rawan macet di Lamteng

Polda Lampung, menerapkan pola “tekuk kiri” guna mengurai kepadatan kendaraan, Selasa (1/4/2025). (Dok. Polres Lamteng).
Polda Lampung, menerapkan pola “tekuk kiri” guna mengurai kepadatan kendaraan, Selasa (1/4/2025). (Dok. Polres Lamteng).

Kasatlantas Polres Lampung Tengah , Iptu Wahyu Dwi Kristanto menjelaskan, pola tekuk kiri diterapkan demi kelancaran arus kendaraan di titik-titik rawan macet. Misalnya, di simpang Terbanggi Besar dan pintu Exit Tol Terbanggi Besar.

“Ya benar. Mengingat arus lalu lintas mulai padat di hari kedua Lebaran, maka kami mulai menerapkan pola terintegrasi tekuk kiri untuk kendaraan dari arah Lampung Utara menuju Bandar Lampung. Begitu pula bagi kendaraan yang menuju Bandar Lampung dari arah Tulang Bawang,” kata pria yang juga selaku Kasatgas Kamseltibcar Lantas Ops Ketupat Krakatau 2025 ini.

2. Menghindari penumpukan kendaraan

Polda Lampung, menerapkan pola “tekuk kiri” guna mengurai kepadatan kendaraan, Selasa (1/4/2025). (Dok. Polres Lamteng).
Polda Lampung, menerapkan pola “tekuk kiri” guna mengurai kepadatan kendaraan, Selasa (1/4/2025). (Dok. Polres Lamteng).

Wahyu menjelaskan, diberlakukannya pola tekuk kiri, kendaraan dari kedua arah tersebut akan dialihkan melewati jalan Terminal Betan Subing sebelum diarahkan masuk ke Tol. Tujuannya, menghindari penumpukan kendaraan di jalur Lintas Bandar Jaya yang berpotensi menimbulkan kemacetan panjang.

Selain menerapkan pola rekayasa lalu lintas, Kasatlantas juga meminta kepada para pemudik maupun masyarakat sekitar, agar tetap mematuhi peraturan lalulintas dan mengikuti arahan petugas di lapangan.

“Kepada masyarakat, mohon bersabar dan ikuti arahan dari petugas di lapangan. Semua ini dilakukan untuk kelancaran, keselamatan, dan kenyamanan bagi seluruh pengendara,” imbuhnya.

3. Minta pengendara jaga kondisi fisik

Kendaraan tiba di Pelabuhan Bakauheni pada H-3 Lebaran 2025. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).
Kendaraan tiba di Pelabuhan Bakauheni pada H-3 Lebaran 2025. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).

Wahyu juga mengimbau kepada para pengendara untuk selalu menjaga kondisi fisik agar tetap prima selama perjalanan mudik. Jika merasa lelah atau mengantuk, pemudik diimbau untuk beristirahat di rest area yang telah disediakan.

“Kami imbau agar tidak memaksakan perjalanan, apabila dalam kondisi lelah atau mengantuk. Keselamatan adalah yang utama,” tegasnya.

Wahyu berharap, upaya yang dilakukan arus mudik dan arus balik Lebaran, khususnya di wilayah hukum
Polres Lampung Tengah, dapat berjalan dengan aman, tertib dan lancar. "Sementara itu, petugas tetap siaga di lapangan untuk memastikan kelancaran lalu lintas dan memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat," ujarnya 

Share Article
Topics
Editorial Team
Martin Tobing
EditorMartin Tobing

Latest News Lampung

See More