Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Halalbihalal Lamsel jadi Ajang Toleransi Lintas Agama
Pemkab Lampung Selatan Gelar Halal bihalal Lintas Agama di Lamban Rakyat (Dok.Pemkab Lampung Selatan)
  • Halalbihalal di Lampung Selatan jadi ajang lintas agama, menghadirkan ribuan warga dari berbagai kepercayaan yang berbaur dalam suasana hangat penuh toleransi dan kebersamaan.
  • Peserta dari beragam latar belakang, termasuk pemuda Hindu, antusias mengikuti acara ini sebagai pengalaman baru yang mempererat persaudaraan dan menegaskan semangat persatuan.
  • Warga berharap kegiatan seperti halalbihalal lintas agama digelar rutin karena dinilai efektif memperkuat harmoni sosial serta menjaga keberagaman sebagai kekuatan bersama.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Di Lampung Selatan ada acara halalbihalal yang rame banget. Banyak orang datang, bukan cuma yang Muslim tapi juga dari agama lain. Mereka saling sapa, makan bareng, dan senang-senang. Ada anak muda namanya Yogi ikut juga, dia bilang seru bisa kumpul sama teman beda agama. Semua kelihatan rukun dan bahagia sekarang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Lampung Selatan, IDN Times - Pasca perayaan idul fitri, tradisi halalbihalal biasanya identik dengan momen saling memaafkan. Namun di Lampung Selatan, kegiatan ini tak hanya jadi acara saling memaafkan, namun juga menjadi ruang perjumpaan lintas agama sarat makna toleransi dan kebersamaan.

Halalbihalal digelar Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan di Lamban Rakyat, menghadirkan ribuan warga dari berbagai latar belakang dan lintas keagamaan. Mereka datang, berbaur, dan berinteraksi tanpa sekat, menciptakan suasana hangat mencerminkan kuatnya persatuan di tengah keberagaman.

1. Warga lintas agama antusias ikut meramaikan

Pemkab Lampung Selatan Gelar Halal bihalal Lintas Agama di Lamban Rakyat (Dok.Pemkab Lampung Selatan)

Kegiatan ini tidak hanya dihadiri umat Muslim, tetapi juga masyarakat dari berbagai agama lain. Ribuan warga tampak larut dalam suasana santai dan penuh keakraban.

Interaksi yang cair antarindividu dari latar belakang berbeda menjadi pemandangan yang menonjol sepanjang acara berlangsung. Salah satu peserta, Wayan Yogi antusias mengikuti kegiatan tersebut.

Pemuda Hindu yang tergabung dalam Perhimpunan Pemuda Hindu Indonesia itu menyebut ini sebagai pengalaman pertamanya menghadiri halalbihalal bersama bupati.

“Jujur aku baru pertama kali ikut, seru sih. Bisa ngobrol bareng teman-teman yang lain. Apapun hari rayanya, yang penting kita bersatu,” ujarnya.

2. Halalbihalal jadi ruang temu lintas agama

Ilustrasi toleransi. (IDN Times/Sukma Shakti)

Yogi menceritakan, sangat menikmati suasana santai yang dihadirkan selama kegiatan, termasuk beragam kuliner yang tersedia. Menurutnya, momentum ini bisa dimanfaatkan sebagai ajang mempererat hubungan sosial antarwarga.

Bahkan, kegiatan halalbihalal tidak hanya menjadi ajang saling memaafkan, tetapi juga mempertegas keberagaman di Lampung Selatan dapat dirawat melalui ruang-ruang kebersamaan yang inklusif.

"Dari Lamban Rakyat, pesan toleransi terasa nyata, bahwa perbedaan bukan sekat, melainkan kekuatan untuk bersatu," katanya.

3. Perkuat harmoni, warga harap kegiatan rutin digelar

Ilustrasi toleransi agama. (IDN Times/Mardya Shakti)

Hal senada disampaikan I Ketut Prayoga yang menilai kegiatan seperti ini memiliki dampak positif dalam memperkuat keharmonisan antarumat beragama di daerah.

“Acara seperti ini bisa sering-sering diadakan. Semua antar umat agama datang ke sini, keren banget sih acaranya,” ujarnya.

Menurutnya, interaksi langsung antarwarga dari berbagai latar belakang menjadi kunci dalam menjaga persatuan. Ia juga mengapresiasi suasana kebersamaan yang terasa alami selama kegiatan berlangsung, termasuk sajian kuliner yang dinikmati bersama.

Editorial Team