H-5 Lebaran: Pergerakan Kendaraan Naik, Penumpang di Bakauheni Turun

- Arus mudik H-5 Lebaran 2026 di Pelabuhan Bakauheni mencatat penurunan jumlah penumpang 2,9 persen, namun kendaraan meningkat 0,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
- Kendaraan roda dua naik 19,2 persen dan truk naik 8,2 persen, sementara mobil pribadi serta bus mengalami penurunan dari periode yang sama tahun lalu.
- Sejak H-10 hingga H-5 tercatat 227.624 penumpang dan 49.159 kendaraan menyeberang dari Sumatra ke Jawa, dengan ASDP terus mengoptimalkan layanan jelang puncak arus mudik.
Lampung Selatan, IDN Times - Pergerakan arus mudik H-5 Lebaran 2026/1447 Hijriah di lintas penyeberangan Pelabuhan Bakauheni-Merak menunjukkan tren berbeda antara jumlah penumpang dan kendaraan.
Berdasarkan data Posko Bakauheni selama 24 jam pada 16 Maret 2026 pukul 00.00 hingga 23.59 WIB, tercatat sebanyak 120 trip kapal beroperasi melayani penyeberangan dari Sumatera ke Jawa.
Total penumpang menyeberang melalui Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu mencapai 43.804 orang. Jumlah tersebut turun 2,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 45.127 orang.
Sementara total kendaraan menyeberang tercatat sebanyak 8.208 unit atau meningkat 0,9 persen, dibandingkan realisasi tahun lalu yang mencapai 8.136 unit.
1. Pemudik motor naik tapi mobil turun

Kendaraan roda dua tercatat sebanyak 621 unit atau naik 19,2 persen dari tahun sebelumnya sebanyak 521 unit. Kemudian kendaraan roda empat mencapai 5.040 unit atau turun 1,9 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 5.135 unit.
Sedangkan jumlah truk tercatat sebanyak 1.884 unit atau meningkat 8,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu 1.742 unit. Lalu jumlah bus mencapai 663 unit atau turun 10,2 persen dari tahun sebelumnya sebanyak 738 unit.
2. Pemudik motor masih mendominasi

Mengacu data tersebut, General Manager ASDP Cabang Bakauheni, Partogi Tamba menyebutkan, sejauh ini adanya kecenderungan perubahan pola perjalanan masyarakat pada arus mudik tahun ini yang didominasi oleh kendaraan roda dua.
“Terjadi kecenderungan pemudik lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi, khususnya sepeda motor, serta adanya peningkatan kendaraan logistik,” ujar Partogi, Selasa (17/3/2026).
3. Total 227.624 orang Sumatra menyeberang ke Jawa sejak H-10

Secara kumulatif, Partogi menambahkan, jumlah penumpang menyeberang dari H-10 hingga H-5 tercatat sebanyak 227.624 orang atau turun 1,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 231.261 orang.
Sebaliknya, total kendaraan pada periode tersebut mencapai 49.159 unit atau meningkat 4,1 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 47.213 unit. Oleh karenanya, ia memastikan ASDP akan terus mengoptimalkan layanan penyeberangan guna mengantisipasi peningkatan volume kendaraan pada puncak arus mudik.
“Kami terus mengoptimalkan layanan dan kesiapan armada agar arus penyeberangan tetap berjalan lancar, aman, dan terkendali,” imbuhnya.
















