Faradila, Hijabfluencer Lampung 2024 Patahkan Stigma Perempuan Lemah

- Faradila Hesty, mahasiswi Unila meraih Juara 1 Ajang Putri Hijabfluencer Lampung 2024.
- Dila ingin membuktikan dan mengajak perempuan muslimah untuk berani melangkah maju.
- Hijab bukan penghalang untuk aktif di setiap aspek kehidupan, kuncinya Woman Support Woman.
Bandar Lampung, IDN Times - Faradila Hesty, mahasiswi Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lampung ( Unila ) berhasil meraih Juara 1 Ajang Putri Hijabfluencer Lampung 2024 diadakan di Hotel Horison, beberapa waktu lalu.
Putri Hijabfluencer merupakan wadah bagi para muslimah yang fokus pada pembinaan pengembangan diri nantinya menjadi inspirasi wanita muslimah dan dapat memberikan pengaruh positif bagi banyak orang. Ajang ini juga merupakan bukti wanita muslimah dapat berprestasi dan berkarya di mana saja.
Yuk simak cerita menarik Faradila sebagai pemenang Hijabfluencer 2024 selama mengikuti kompetisi tersebut.
1. Ajak perempuan muslimah bergerak maju

Pemenang Putri Hijabfluencer Lampung 2024 akrab disapa Dila melihat banyak wanita muslimah belum istikamah dengan hijabnya, belum bisa menerima diri dan menunjukkan siapa dirinya di atas dasar tidak percaya diri. Hal tersebut membuatnya bergerak untuk membuktikan dan mengajak perempuan muslimah untuk berani melangkah maju.
Dila memiliki tekad kuat selaras dengan visi misi Putri Hijabfluencer Lampung yakni gerakan istikamah dan gerakan perubahan.
"Saya mulai berminat pada ajang ini sejak perkuliahan semester dua. Bagi saya Putri Hijabfluencer Lampung 2024 bukan hanya sekadar audisi, tapi belajar banyak dari prakarantina untuk mengembangkan kemampuan dan potensi diri," katanya, Sabtu (8/6/2024).
2. Memiliki program kerja istikamah dan perubahan

Dila menceritakan, persiapan pemilihan Putri Hijabfluencer 2024 dimulai dengan tahap audisi meliputi tes wawancara, penampilan bakat dan tes tertulis. Kemudian pemilihan top 25, lalu grand final pemilihan top sepuluh hingga tiga besar.
Memiliki program kerja gerakan istikamah dan gerakan perubahan, dengan latar belakang seorang model, Dila ingin mematahkan stigma buruk masyarakat.
“Hijab bukanlah penghalang untuk aktif dalam setiap aspek kehidupan. Saat ini masih banyak muslimah merasa tidak diberi kesempatan karena roda patriarki, jadi saya akan terus bergerak dan mengedukasi banyak orang tentang pemberdayaan perempuan dan mematahkan stigma wanita itu lemah. Kuncinya yaitu Woman Support Woman,” ujarnya saat diwawancarai melalui WhatsApp.
3. Tanamkan prinsip kita cerdas, cantik dan pantas

Menurut Dila, salah satu tantangan ia hadapi yakni konsistensi aktif di media sosial, karena hal ini merupakan dasar harus dimiliki seorang Putri Hijabfluencer. Rencananya, ia ingin melaksanakan program kerja sudah direncanakan dan dapat bermanfaat bagi banyak orang. Ia ingin menginspirasi banyak orang, baik di dunia sosial media maupun terjun ke masyarakat.
Mahasiswi hobi bernyanyi tersebut juga berpesan kepada mahasiswa Unila untuk mulai mengenali diri, potensi, minat dan bakat, serta kekurangan dan kelebihan, karena setiap orang memiliki potensinya masing-masing.
“Jangan takut untuk melangkah maju. Jadilah dirimu sendiri, jadilah cerdas dan cantik dengan versimu sendiri. Selalu perluas zona nyaman dan ambil kesempatan serta peluang yang ada. Dan jangan lupa tanamkan prinsip setiap langkah bahwa kita cantik, kita cerdas, dan kita pantas,” terangnya.
Ia juga berharap, amanah dan tanggung jawab yang telah diberikan dapat dilaksanakan dengan terus menginspirasi dan berkontribusi dengan baik bersama keluarga besar Putri Hijabfluencer Lampung dalam satu tahun menjabat.



















