Driver Taksi Online Bandar Lampung Nyaris Dibegal Penumpang

- Driver taksi online nyaris dibegal oleh tiga penumpang di Bandar Lampung
- Pelaku mengubah rute dan menikam korban, namun korban berhasil menghentikan aksi dengan menabrak mobil lain
- Ketiga pelaku melarikan diri setelah aksinya gagal, polisi membenarkan kejadian tersebut
Bandar Lampung, IDN Times - Seorang driver taksi online di Bandar Lampung Endrik (41) nyaris menjadi korban pembegalan oleh tiga penumpang diangkutnya, Kamis (30/1/2025). Berdasarkan keterangan korban, sebelum ketiga pelaku menikamnya, ia sempat diminta untuk menuju berbagai rute terlebih dahulu.
Namun, saat sampai di tempat kejadian perkara (TKP) pelaku langsung menikam korban. "Posisinya jendela saya buka, dia masih minta muter-muter terus saya buka kan jendelanya, dia bilang bang ditutup bang jendelanya, pas sampe sini (TKP) dia ngeluarin sajam nusuk saya," katanya.
1. Korban menabrakkan mobil

Mendapatkan perlakuan seperti itu pelaku langsung menabrakan mobilnya kearah mobil lain yang berada di depannya untuk menghentikan aksi tersebut.
"Pas mereka nusuk saya dengan senjata sajam. Saya terpaksa tabrakin ke mobil lain itu, dari pada saya yang mati," ujarnya.
2. Pelaku lari

Endrik mengungkapkan, begitu mobil berhenti, ketiga pelaku langsung berlarian untuk menghindari dirinya tertangkap.
"Begitu sudah berhenti mereka lari, mereka tiga orang mencar. Saya ngambil (order) dari Panjang rencana mau ke Natar," ungkapnya.
Saat dikonfirmasi, Kapolsek Kedaton AKP Budi Harto membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurut dia, korban nyaris dibegal oleh penumpangnya. "Benar, korban pengemudi taksi online warga Tanjungkarang Timur," katanya.
3. Kronologi

Budi menyebut, peristiwa tersebut berawal saat ketiga pelaku memesan taksi online melalui aplikasi dengan rute Panjang menuju Way Halim. Setibanya di daerah Way Halim, pelaku mengubah rute tujuannya menjadi tujuan Natar, Lampung Selatan.
"Tapi saat tiba di TKP, pelaku ini menodongkan senjata tajam ke arah leher korban. Korban melakukan perlawanan dengan menabrakkan mobil ke mobil lain di depannya. Merasa aksinya gagal, pelaku kemudian melarikan diri," katanya.



















