Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Diduga Salah Rakit, Nelayan di Lamtim Tewas Terkena Ledakan Bom Ikan
Penampakan TKP ledakan bom ikan Dusun 4 Desa Marga Sari, Kecamatan Labuhan Maringgai, Lampung Timur. (DOK. Polres Lampung Timur).
  • Nelayan asal Banten meninggal dunia akibat ledakan bom ikan yang dirakitnya sendiri di Lampung Timur
  • Korban mengalami luka berat dan meninggal setelah mendapat perawatan medis di rumah sakit
  • Peristiwa terjadi saat korban merakit bom ikan sendirian di teras rumah warga, diduga kesalahan dalam merakit
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Lampung Timur, IDN Times - Seorang nelayan meninggal dunia akibat terkena ledakan bom ikan yang dirakitnya sendiri di salah satu kediaman warga di Kabupaten Lampung Timur (Lamtim).

Korban inisal M (21) warga Pandeglang, Provinsi Banten. Insiden nahas ini terjadi di Dusun 4 Desa Marga Sari, Kecamatan Labuhan Maringgai, Minggu (26/1/2025).

"Benar adanya peristiwa ini, sementara bom ikan dari korban sendiri. Korban merakit bom ikan dan meledak di depan rumah warga," ujar Kasatreskrim Polres Lampung Timur, AKP Stefanus Reinaldo Boyoh dikonfirmasi, Selasa (28/1/2025).

1. Korban sempat dibawa ke rumah sakit

ilustrasi jenazah (IDN Times/Mia Amalia)

Dalam peristiwa maut tersebut, Stefanus mengungkapkan, ledakan bom ikan itu mengakibatkan korban sampai mengalami luka berat hingga meninggal dunia, setelah sempat mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.

"Korban sempat mendapat perawatan, namun nyawanya tidak tertolong hingga akhirnya meninggal dunia," ungkapnya.

2. Baru tiba di desa setempat dua hari sebelum kejadian ledakan

Penampakan TKP ledakan bom ikan Dusun 4 Desa Marga Sari, Kecamatan Labuhan Maringgai, Lampung Timur. (DOK. Polres Lampung Timur).

Berdasarkan hasil penyelidikan, Stefanus menjelaskan, peristiwa ledakan itu terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Waktu itu, warga dan sejumlah saksi-saksi di lokasi kejadian tiba-tiba dikejutkan suara ledakan dari rumah warga A.

Alhasil, para warga langsung berkumpul ke sumber suara dan mendapati korban M telah terkena ledakan bom ikan. Kemudian peristiwa ini langsung dilaporkan ke kepolisian setempat.

"Jadi korban ini berprofesi nelayan pandega atau pekerja penunggu bagan milik A, yang baru bekerja selama 2 hari dan terjadilah ledakan saat peristiwa berlangsung," ungkapnya.

3. Diduga terjadi kesalahan saat merakit bom ikan

ilustrasi bom (IDN Times / Novaya)

Hasil olah TKP, Stefanus menambahkan, korban M hanya sendirian berada di teras rumah A saat peristiwa ledakan terjadi. Ini diduga terjadi kesalahan saat korban merakit bom ikan hingga akhirnya meledak.

"Kasus ini masih kami didalami, termasuk penyedia bahan ledakannya," tegas kasatreskrim.

Editorial Team