Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Dampak Erupsi Kawah Nirwana, Tak Ada Bangunan Rusak dan Korban Jiwa
Penampakan gempa vulkanik terjadi di area Keramikan Kawah Nirwana, Suoh, Lampung Barat. (IDN Times/Istimewa).
  • Erupsi Kawah Nirwana di Lampung Barat tak berdampak pada kerusakan bangunan maupun korban jiwa
  • Erupsi terjadi tiga kali dengan jarak pemukiman warga terdekat sekitar 3-4 Km dari lokasi erupsi
  • Basarnas Lampung terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan instansi terkait serta masyarakat setempat
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Lampung Barat, IDN Times - Basarnas Lampung memastikan dampak erupsi Kawah Nirwana di Kecamatan Suoh, Lampung Barat akibat gempa vulkanik tak berdampak pada kerusakan bangunan maupun korban jiwa.

Kepala Kantor Basarnas Lampung, Deden Ridwansah mengatakan, pihaknya pascakejadian erupsi hingga saat ini melalui Pos SAR Tanggamus terus berkoordinasi dengan BPBD Tanggamus, BPBD Lampung Barat, BMKG, dan Masyarakat setempat.

"Hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan, maupun korban jiwa di wilayah erupsi Kawah Nirwana sebagai dampak erupsi tersebut," ujarnya dikonfirmasi, Sabtu (25/5/2024).

1. Jarak titik erupsi dengan pemukiman warga 3-4 Km

Penampakan kepulan asap tebal terjadi di kawasan keramika kawah nirwana Suoh. (IDN Times/Istimewa).

Dari laporan dan hasil koordinasi, Deden menjelaskan, peristiwa erupsi Kawah Nirwana itu terjadi pada lokasi titik kordinat 5°14'14.26"S - 104°15'33.48"E atua 51,61 Km Barat – Barat Laut dari Pos SAR Tanggamus Lampung, Jumat (24/5/2024) mulai pukul 08.30 - 09.00 WIB.

Ketinggian asap erupsi terjadi mencapai sekitar 25 meter. Dampaknya, juga sempat dirasakan langsung oleh warga berada dan bertempat tinggal di sekitar lokasi erupsi.

"Jarak pemukiman dengan jarak lokasi erupsi ke pemukiman warga terdekat itu berjarak sekitar 3 sampai 4 Km," ucapnya.

2. Erupsi terjadi 3 kali mengeluarkan pasir, lahar, hingga asap tebal

Penampakan gempa vulkanik terjadi di area Keramikan Kawah Nirwana, Suoh, Lampung Barat. (IDN Times/Istimewa).

Lebih lanjut dalam peristiwa tersebut, Deden menyampaikan, erupsi Kawah Nirwana terjadi sebanyak tiga kali pada rentang waktu mulai pukul 08.30 sampai dengan pukul 09.00 WIB.

Erupsi pertama mengelaurkan pasir, erupsi kedua mengeluarkan lahar, dan erupsi ketiga mengeluarkan asap tebal. Ketiga erupsi ini disertai dentuman suara keras.

"Untuk sementara waktu, aktivitas pariwisata melalui TNBBS telah dihentikan, termasuk aktivitas pertanian warga juga dihentikan sementara oleh aparatur Pekon Suka Marga," pungkasnya.

3. SAR Lampung terus memantau

Petugas berjaga di area kepulan asap tebal terjadi di kawasan keramika kawah nirwana Suoh. (IDN Times/Istimewa).

Deden menambahkan, pihaknya melalui Pos SAR Tanggamus hingga kini masih terus melakukan pemantauan pada area terjadinya erupsi Kawah Nirwana.

"Kantor SAR Lampung terus melakukan pemantauan, jika ada perkembangan akan dilaporkan dan diinformasikan segera," tandasnya.

Editorial Team

Related Article