Cukup Ketik 'Halo', Warga Lampung Selatan Bisa Ngadu via WhatsApp

Pemkab Lampung Selatan meluncurkan layanan digital 'Halo Lamsel' berbasis WhatsApp untuk memudahkan warga menyampaikan keluhan dan aspirasi secara sederhana serta ramah bagi semua kalangan.
Sebelum resmi diluncurkan, layanan ini diuji bersama masyarakat agar sistemnya optimal, mudah diakses, dan disosialisasikan luas oleh Diskominfo demi memastikan pemahaman pengguna.
Sistem pengaduan terhubung langsung dengan perangkat daerah, memungkinkan komunikasi cepat dan transparan, bahkan Bupati dapat berinteraksi langsung dengan pelapor untuk menilai kualitas pelayanan.
Lampung Selatan, IDN Times - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan bersiap menghadirkan layanan pengaduan digital bernama 'Halo Lamsel', sebuah kanal yang dirancang untuk memudahkan masyarakat menyampaikan keluhan maupun aspirasi tanpa ribet. Menariknya, layanan ini disiapkan agar tetap bisa digunakan oleh semua kalangan, termasuk warga yang belum terbiasa dengan teknologi.
Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, mengatakan layanan ini tidak boleh dibuat rumit. Ia ingin sistem pengaduan tersebut benar-benar sederhana dan user-friendly supaya masyarakat tidak kesulitan saat melapor.
Egi meminta para camat ikut memberi masukan. Ia ingin memastikan layanan tersebut dapat digunakan dengan mudah oleh masyarakat di wilayah kecamatan, terutama yang memiliki keterbatasan akses dan pemahaman teknologi digital.
“Para camat perhatikan, saya minta tanggapan. Kira-kira masyarakat di kecamatan, khususnya yang mungkin kurang paham teknologi, apakah mudah menggunakan layanan ini,” ujar Egi, Jumat (3/4/2026)
1. Layanan harus diuji dahulu melibatkan masyarakat

Tak hanya soal sistem, Egi juga menekankan pentingnya sosialisasi sebelum layanan ini resmi diluncurkan. Ia meminta Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) bergerak lebih aktif agar masyarakat benar-benar memahami cara menggunakan Halo Lamsel.
Menurutnya, sebelum peluncuran dilakukan, layanan ini harus diuji terlebih dahulu dengan melibatkan masyarakat secara langsung. Tujuannya agar sistem berjalan optimal sekaligus sesuai kebutuhan warga.
“Sebelum launching, harus dipastikan sekali kalau layanan digital Halo Lamsel ini bisa berjalan dan mudah diakses oleh masyarakat. Rancang seuser-friendly mungkin,” tegasnya.
Egi berharap, melalui Halo Lamsel, Pemkab Lampung Selatan menargetkan sistem pengaduan yang lebih cepat, responsif, serta terintegrasi antarperangkat daerah. Salah satu keunggulan utama layanan ini adalah kemudahan akses yang memanfaatkan aplikasi WhatsApp.
2. Alur pengaduan dibuat sederhana

Egi menjelaskan cara menggunakan layanan tersebut, masyarakat hanya perlu mengirim pesan bertuliskan “Halo” ke nomor layanan yang telah disediakan. Setelah itu, sistem akan merespons secara otomatis dan memberikan panduan langkah demi langkah untuk membuat laporan. Alur pengaduan pun dibuat sederhana.
Pengguna cukup memilih jenis layanan yang ingin dilaporkan, mengisi nama, menjelaskan kejadian, serta mengirimkan bukti foto apabila tersedia. Setelah itu, sistem akan menampilkan ringkasan laporan agar pelapor bisa mengecek ulang sebelum mengirimkannya untuk diproses.
"Begitu laporan masuk, masyarakat akan menerima nomor tiket serta tautan khusus untuk memantau perkembangan penanganan laporan secara berkala," jelasnya.
3. Bupati Lampung Selatan dapat berkomunikasi langsung dengan pelapor

Pelaksana tugas Kepala Diskominfo Lampung Selatan, Hendry Kurniawan, menjelaskan bahwa sistem pengaduan ini telah terhubung langsung dengan perangkat daerah terkait. Koneksi itu dilakukan melalui pesan WhatsApp maupun sambungan telepon, sehingga komunikasi antara masyarakat dan instansi pemerintah bisa berjalan lebih cepat.
Hendry menyebut, dengan sistem tersebut, laporan yang masuk juga akan terdokumentasi secara sistematis dan dapat dipantau oleh pihak terkait secara menyeluruh. Data laporan, baik yang telah selesai, sedang diproses, maupun yang mengalami kendala, dapat diakses untuk memastikan transparansi dan efektivitas penanganan.
"Menariknya, dalam tahap pengembangan selanjutnya, Bupati Lampung Selatan juga dapat berkomunikasi langsung dengan pelapor untuk meminta umpan balik atas pelayanan yang telah diberikan," katanya.
Ia menambahkan, saat ini, fitur pengaduan “Halo Lamsel” sudah ditempatkan di halaman utama agar mudah ditemukan masyarakat. Ke depan, layanan ini juga akan dilengkapi fitur tambahan seperti informasi harga bahan pokok di enam pasar, yang rencananya terintegrasi melalui aplikasi Go Track.
"Dengan berbagai pengembangan tersebut, “Halo Lamsel” diharapkan bukan sekadar layanan pengaduan, melainkan menjadi pusat layanan digital yang mempercepat interaksi antara pemerintah dan masyarakat di Lampung Selatan," harapnya.



















