Chef Asal Inggris Tewas di Hotel Lampung, Polisi Temukan Obat-obatan

- WNA Inggris Gareth John Marks (53), chef PT Philips Seafood Indonesia, ditemukan meninggal di kamar Hotel Radisson Lampung setelah rekan kerja kesulitan menghubunginya.
- Pemeriksaan awal tidak menemukan tanda kekerasan pada tubuh korban, tetapi polisi menemukan obat-obatan di kamar; penyebab kematian masih menunggu hasil autopsi dan keterangan ahli.
- CCTV menunjukkan Gareth masuk kamar seorang diri. Hotel membuka paksa kamar yang terkunci dari dalam, menemukan korban terlentang di tempat tidur, lalu membawanya ke rumah sakit.
Bandar Lampung, IDN Times - Seorang warga negara asing (WNA) asal Inggris, Gareth John Marks (53) ditemukan meninggal dunia di salah satu kamar hotel berbintang di Kota Bandar Lampung.
Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Herbin Sianipar membenarkan adanya informasi tersebut. Penyidik disebut telah melakukan pemeriksaan awal dengan meminta keterangan sejumlah saksi hingga mengecek rekaman kamera pengawas atau CCTV hotel.
"Korban ini adalah warga negara Inggris. Kasus penemuan korban meninggal dunia ini masih dalam penyelidikan kami," ujarnya dimintai keterangan, Rabu (2/9/2026).
1. Polisi tak temukan tanda kekerasan pada tubuh korban

Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Herbin Sianipar. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna). Berdasarkan pemeriksaan awal, Herbin menjelaskan, polisi belum menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada bagian luar tubuh korban. Namun, petugas menemukan sejumlah obat-obatan di dalam kamar Gareth.
"Secara fisik, hasil pemeriksaan luar tidak ada tanda-tanda kekerasan. Obat-obatan kesehatan, dugaan sementara seperti itu, tapi tetap akan kami mintai keterangan ahli, termasuk dokter," jelasnya.
Menurut Herbin, penyebab pasti kematian belum dapat disimpulkan sebelum hasil autopsi keluar. "Nantj baru kami bisa simpulkan penyebab kematiannya. Kami tunggu hasilnya dan nanti akan kami sampaikan," lanjut dia.
2. Korban masuk kamar seorang diri berdasarkan CCTV

Ilustrasi CCTV. (pexels.com/Jakub Zerdzicki) Dari rekaman CCTV hotel, polisi mengetahui korban masuk ke kamar seorang diri. Korban kemudian ditemukan sudah tak bernyawa setelah rekan kerjanya kesulitan menghubungi Gareth melalui sambungan seluler.
Korban Gareth diketahui menginap di Hotel Radisson Lampung sejak 26 Agustus hingga 5 September 2026. Namun pada Senin (31/8/2026), korban kembali ke hotel setelah mengalami sakit sebelum akhirnya ditemukan tewas sehari kemudian.
"Informasi tersebut diketahui pihak hotel dari perusahaan tempat korban bekerja. Jadi yang bersangkutan diketahui bekerja sebagai chef di PT Philips Seafood Indonesia," jelas Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Gigih Andri Putranto.
3. Ditemukan korban terlentang di tempat tidur

ilustrasi kamar hotel (pexels.com/Arshad Khan) Terkait penemuan korban, Gigih melanjutkan, sejumlah karyawan hotel mulanya mendatangi kamar korban di lantai 10. Setelah pintu diketuk beberapa kali, Gareth tidak memberikan respons.
Alhasil, pihak hotel mencoba membuka pintu menggunakan kunci master. Namun, pintu kamar dalam kondisi terkunci ganda dari dalam sehingga teknisi hotel turut diminta membantu membuka paksa kamar korban.
"Setelah pintu kamar berhasil dibuka, pihak hotel menemukan korban dalam posisi terlentang di atas tempat tidur dengan kondisi berselimut hingga bagian dada dan kedua tangan berada di atas dada," ungkapnya.
Atas temuan tersebut, pihak hotel menghubungi ambulans dan polisi serta meminta bantuan medis dari Rumah Sakit Belleza Lampung. "Sempat dibawa ke rumah sakit dan dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 16.45 WIB," lanjut dia.
4. Polisi koordinasi dengan Imigrasi

Foto ilustrasi kamar hotel, dibuat menggunakan Artificial Intelligence. - Freepik Herbin menambahkan, Polresta Bandar Lampung kini masih melakukan penyelidikan dengan metode scientific investigation untuk memastikan penyebab kematian Gareth. Termasuk berkoordinasi dengan Kantor Imigrasi Bandar Lampung, untuk mengetahui status keimigrasian korban.
"Kami masih menunggu hasil autopsi serta kedatangan keluarga korban yang diketahui berada di Thailand, sebelum menyimpulkan penyebab kematian WNA asal Inggris tersebut," imbuh Kapolresta.



















