Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Pendidikan Penyumbang Terbesar Inflasi Lampung Agustus 2026

Bandar Lampung
Pendidikan Penyumbang Terbesar Inflasi Lampung Agustus 2026
ilustrasi inflasi (freepik.com/freepik)
  • Inflasi Lampung pada Agustus 2026 mencapai 0,23 persen secara bulanan, 3,53 persen secara tahunan, dan 2,16 persen secara kumulatif sejak awal tahun.
  • Kelompok pendidikan menjadi penyumbang terbesar inflasi bulanan dengan andil 0,10 persen; beras, daging ayam ras, kacang panjang, jagung manis, dan SMA turut mendorong kenaikan.
  • Secara tahunan, makanan, minuman, dan tembakau menyumbang terbesar; bawang merah menjadi penahan inflasi terkuat, sementara Bandar Lampung mencatat inflasi tahunan tertinggi 3,86 persen.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Bandar Lampung, IDN Times - Harga-harga di Lampung kembali naik pada Agustus 2026. Imbas kondisi tersebut memicu inflasi bulan lalu sebesar 0,23 persen.

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung mencatat, jika dibandingkan Agustus 2025, tingkat inflasi mencapai 3,53 persen. Sedangkan secara kumulatif sejak awal tahun berada di angka 2,16 persen.

Pranata Komputer Ahli Madya BPS Provinsi Lampung, Hermawan Prasetyo mengatakan, pergerakan inflasi tersebut dipengaruhi sejumlah kelompok pengeluaran dan komoditas. Ada yang mendorong kenaikan harga, tetapi ada juga yang mengalami penurunan sehingga menahan laju inflasi.

  1. 1. Pendidikan jadi penyumbang terbesar inflasi bulanan

    Ilustrasi inflasi (freepik.com/rawpixel.com)
    Ilustrasi inflasi (freepik.com/rawpixel.com)

    Hermawan mengatakan, dari 11 kelompok pengeluaran, sembilan kelompok memberikan andil terhadap inflasi Agustus. Kelompok pendidikan mencatat inflasi tertinggi sebesar 1,80 persen dan menjadi penyumbang terbesar dengan andil 0,10 persen.

    Sementara kelompok makanan, minuman, dan tembakau serta transportasi tidak memberikan andil yang signifikan terhadap inflasi bulanan. Pada level komoditas, beras, daging ayam ras, kacang panjang, jagung manis, dan sekolah menengah atas menjadi lima penyumbang inflasi terbesar.

    Sebaliknya, bawang merah, tomat, bawang putih, bensin, dan angkutan udara mengalami penurunan harga dan menjadi komoditas dengan andil deflasi terbesar pada Agustus 2026.

  2. 2. Inflasi tahunan naik, makanan masih beri andil terbesar

    Ilustrasi inflasi (Foto: IDN Times)
    Ilustrasi inflasi (Foto: IDN Times)

    Secara tahunan, lajut Hermawan, inflasi Lampung pada Agustus 2026 sebesar 3,53 persen. Angka ini lebih tinggi dibandingkan Agustus 2025 yang tercatat 1,05 persen.

    Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya mengalami inflasi tahunan paling tinggi, yakni 9,42 persen dengan andil 0,61 persen terhadap inflasi umum.

    Meski begitu, menurutnya kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang andil terbesar terhadap inflasi tahunan, yakni 1,23 persen, dengan tingkat inflasi 3,61 persen.

    Hermawan menyebut, lima komoditas dengan andil inflasi tahunan terbesar adalah emas perhiasan 0,39 persen, bensin 0,29 persen, beras 0,23 persen, minyak goreng 0,21 persen, dan daging ayam ras 0,21 persen.

  3. 3. Bawang merah paling kuat menahan inflasi tahunan

    Bawang Merah di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung. (IDN Times/Muhaimin)
    Bawang Merah di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung. (IDN Times/Muhaimin)

    Disampaikan Hermawan, tidak semua komoditas mengalami kenaikan harga. Secara tahunan, bawang merah menjadi komoditas dengan andil deflasi terbesar, yakni 0,51 persen.

    Setelah itu terdapat telur ayam ras 0,09 persen, tomat 0,08 persen, makanan hewan peliharaan 0,04 persen, dan bedak 0,02 persen. Kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya juga mengalami deflasi 0,17 persen, meski tidak memberikan andil yang signifikan terhadap inflasi tahunan.

    Perbedaan laju inflasi juga terlihat di empat kabupaten/kota cakupan IHK. Kota Bandar Lampung mencatat inflasi tahunan tertinggi sebesar 3,86 persen dengan IHK 110,69.

    Sedangkan Kabupaten Lampung Timur terendah sebesar 2,90 persen dengan IHK 114,62. Untuk inflasi bulanan, Kabupaten Mesuji tertinggi sebesar 0,26 persen dan Kota Metro terendah sebesar 0,22 persen.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More