Bandar Lampung, IDN Times - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengidentifikasi peningkatan paparan paham radikalisme terhadap anak, termasuk di Provinsi Lampung. Secara nasional, tercatat 782 anak terpapar radikalisme sepanjang 2025 hingga 2026.
Kepala BNPT Komjen Eddy Hartono mengatakan, ratusan anak tersebut 25 anak di antaranya teridentifikasi berada di Lampung. Namun, anak-anak terpapar tersebut kini telah mendapatkan intervensi dan proses pendampingan masih berlangsung.
"Jadi, tahun 2025 sampai 2026 ini mengalami kenaikan menjadi 782 anak, khususnya anak-anak yang terpapar radikalisme. Sementara di Lampung ada 25 anak dan ini sudah dilakukan intervensi, masih terus berproses," ujarnya dimintai ketegangan usai pemutaran film AGEMAN di Pemprov Lampung, Rabu (28/10/2026).
